51动漫

51动漫 Official Website

Perbandingan Efek Kombinasi Ekstrak Daun Kelor dan Sambiloto serta Methotrexate

Ekstrak daun kelor (M. oleifera) dan daun sambiloto (A. paniculata) secara individu telah banyak dilaporkan memiliki efek antihiperglikemia pada kasus diabetes mellitus atau kencing manis. Kedua ekstrak herbal tersebut hasil dari tanaman yang dapat ditemukan luas di Indonesia. Di lain pihak, telah dilaporkan efek antihiperglikemia Methotrexate (MTX), yang biasanya digunakan dalam terapi anti-kanker sebagai regimen kemoterapi. Penelitian yang melaporkan efek antihiperglikemia MTX diamati pada model coba diabetes mellitus tipe 1, di mana kerusakan sel-sel beta pada organ pankreas yang menghasilkan insulin mengalami kerusakan akibat respons autoimunitas.

Pada kasus diabetes mellitus, kerusakan jaringan jantung dan pembuluh darah aorta telah banyak dilaporkan. Hal ini terjadi karena disregulasi metabolisme karbohidrat dan glukosa yanv menyebabkan peningkatan stres oksidatif sel dan jaringan tersebut, yang salah satunya berkaitan dengan naiknya tingkat inflamasi jaringan. Secara keseluruhan hal-hal tersebut dapat menyebabkan kardiomiopati atau kerusakan jaringan jantung disertai kerusakan lapisan-lapisan aorta yang dapat memperburuk kondisi pasien diabetes. Dari ketiga bahan di atas, belum banyak dilaporkan bagaimana potensinya untuk dapat melindungi kerusakan jaringan jantung dan pembuluh aorta.

Tim peneliti dari Departemen Anatomi, Histologi dan Farmakologi, Fakultas Kedokteran, 51动漫, Surabaya, Indonesia melakukan penelitian perbandingan efek individual dan kombinasi antara ketiga bahan antihiperglikemia di atas (ekstrak daun kelor, ekstrak daun sambiloto dan MTX) yang diberikan per oral terhadap tingkat inflamasi dan kerusakan jaringan jantung dan pembuluh darah aorta hewan model diabetes mellitus untuk menganalisis perbandingan potensi ketiga bahan tersebut melalui analisis level sitokin proinflamasi IL6- interleukin6, dan histopatologi jaringan ventrikel dan aorta. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data dasar bagi penelitian lanjutan mengenai efek ketiga bahan di atas untuk proteksi kardiovaskuler penderita diabetes, baik sebagai regimen terapi dan/ atau suplemen. Sebelumnya, tim telah melakukan studi awal mengenai ambang toksisitas dan dosis optimal dari ketiga bahan tersebut, dan studi telah mendapatkan ijin etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan. Dari penelitian ini ditemukan bahwa ekstrak daun kelor memiliki efek antiinflamasi/ anti radang yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Sedangkan kombinasi MTX dan ekstrak daun sambiloto memiliki efek proteksi yang signifikan untuk melindungi kerusakan jaringan ventrikel jantung dan aorta dibandingkan dengan kontrol. Tentu saja hasil penelitian ini harus dilanjutkan ke tahap uji klinis untuk mengetahui efeknya pada penderita. Hasil penelitian ini telah diterbitkan pada jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus.

Penulis: Prof. Viskasari P. Kalanjati, dr., M.Kes., PA(K)., Ph.D.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Pamungkas DBB, Kalanjati VP, Abdurachman, Aditya DMN, Nasution MHF, Syamhadi MR. Effects of methotrexate, <em>Moringa oleifera</em>, and <em>Andrographis paniculata</em&gt; extracts on the myocardial and aortic tissue of streptozotocin-nicotinamide-induced hyperglycemic rats. Med J Indones [Internet]. 2023Dec.22 [cited 2023Dec.23];32(3):150-6. Available from: https://mji.ui.ac.id/journal/index.php/mji/article/view/6944

AKSES CEPAT