51动漫

51动漫 Official Website

Angkat Isu Layanan Kesehatan, Mahasiswa UNAIR Raih Juara II Poster Internasional

Hanif Azzikri Hidayatullah (kiri), Aisya Nadia Fazilatunnisa (tengah), dan Muhammad Azka Rizkil Muna (kanan) pada malam awarding IMSC 2025. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tiga mahasiswa (FKG) 51动漫 (UNAIR). Melalui gagasan bertajuk HolistiCare, tim UNAIR berhasil meraih Juara II Public Poster International Multidisciplinary Student Competition (IMSC) 2025. Kompetisi internasional bergengsi tersebut merupakan besutan FKG Universitas Brawijaya (UB) yang puncaknya terselenggara pada Sabtu (1/11/2025).

Tim tersebut terdiri dari Aisya Nadia Fazilatunnisa (ketua), Hanif Azzikri Hidayatullah, serta Muhammad Azka Rizkil Muna. Di bawah bimbingan Dewina Marsha Larasati drg SpPerio, mereka menyoroti persoalan yang sering pasien hadapi dalam sistem layanan kesehatan yang terpisah-pisah dan membuat pasien kerap kebingungan. Tidak sedikit dari mereka yang berpindah dari satu dokter ke dokter lain tanpa koordinasi yang jelas. Sehingga, proses penyembuhan menjadi lambat dan melelahkan.

Mewakili timnya, Hanif menjelaskan, berangkat dari fenomena tersebut, tim mulai menelaah berbagai literatur mengenai kolaborasi interprofesional, peran komunitas pendukung, serta pemanfaatan teknologi digital dalam menyatukan alur perawatan pasien. Dari kajian tersebut, lahirlah HolistiCare, sebuah konsep aplikasi yang berupaya merangkum kebutuhan pasien dalam satu platform.

淪eringkali pasien harus bolak-balik ke dokter berbeda. Informasinya nggak nyambung, dan itu melelahkan buat mereka. HolistiCare kami rancang supaya alurnya lebih terarah dan lebih dekat dengan pengalaman pasien, jelasnya.

HolistiCare kemudian mereka rancang sebagai konsep aplikasi yang memungkinkan pasien mengakses konsultasi multidisiplin, edukasi kesehatan, pendampingan komunitas, hingga pemantauan kondisi tubuh berbasis data. 淜ami memasukkan dokter, ahli gizi, psikolog, sampai komunitas pendukung dalam satu konsep aplikasi. Supaya prosesnya bisa lebih cepat, lebih nyambung, dan nggak membingungkan pengguna, ujarnya.

Gagasan HolistiCare sekaligus menjawab tema besar IMSC 2025, yakni Inspiring Change Through Creativity, Empowering Innovation Through Multidisciplinary Collaboration. Melalui HolistiCare, tim menegaskan bahwa perawatan yang nyaman dan terkoordinasi dapat terwujud ketika tenaga kesehatan, edukator, dan komunitas pendukung bergerak secara bersamaan.

Agar konsep tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat umum, tim memilih untuk menuangkannya dalam poster yang ringkas dengan alur visual yang tidak rumit. Hanif menuturkan bahwa tim ingin pembaca langsung menangkap inti permasalahan dan melihat solusi yang HolistiCare tawarkan tanpa harus membaca penjelasan panjang. 淜ami ingin konsep yang cukup kompleks ini dapat masyarakat pahami dengan cara yang ringan dan relevan. Jadi semua ide itu kami susun sedemikian rupa, imbuhnya.

Kendati masih berbentuk konsep, tim berharap HolistiCare dapat berkembang lebih lanjut menjadi aplikasi nyata yang dapat membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih terarah dan ramah pengguna. 淗arapannya HolistiCare nggak berhenti di poster. Kami ingin suatu saat benar-benar dikembangkan sebagai aplikasi yang bisa dipakai masyarakat, pungkasnya.

Penulis: Fania Tiara Berliana M

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT