UNAIR NEWS Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) telah melewati tahap akhir penilaian untuk lolos PIMNAS. Yakni, mengikuti monitoring dan evaluasi (monev) eksternal yang dihadiri reviewer.
Sebanyak 110 tim PKM 51动漫 yang berhasil mendapatkan dana hibah dari Dikti telah mengikuti monev eksternal mulai Rabu sampai Jumat (1820/7). Dari tiga hari tersebut, tim UNIAR NEWS berhasil merangkum kesan beberapa tim PKM UNAIR 2018. Terutama terkait dengan monev eksternal dan keyakinan mereka untuk masuk PIMNAS 2018.
Dari hasil testimoni tersebut, mayoritas tim menyatakan siap dan cukup optimistis untuk dapat lolos ke PIMNAS 2018. Itu tak berlebihan. Sebab, setiap tim telah menyiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya.
Hal itu pun berbalas dalam beberapa respons reviewer yang positif. Mulai memberikan masukan dan respons yang baik hingga mengajak tim berfoto selfie.
Perlu diketahui, usai tahAp monev eksteral itu, tim yang lolos bakal mengikuti PIMNAS 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Agustus 2018. Lebih detail testimoni tersebut, berikut kata mereka seusai mengikuti monev eksternal:
Ula Zidni, Tim PKM B-STEAM
Ula menjelaskan, persiapan monev eksternal dilakukan dengan kerja keras. Sebab, PKM-nya baru terselesaikan pada H-4 dengan berbagai halangan yang harus dilalui.
漇emua keterbatasan kami dari kesibukan anggota coba kami maksimalkan dengan pembagian tugas dan tetap komunikasi dengan baik, ujarnya.
Saat presentasi di ruang sidang A, Ula meengakui bahwa dirinya sempat gugup dan nervous. Tak disangka, pada akhir presentasi, reviewer meminta timnya berfoto bersama.
滽ami merasa sangat terhormat. Apalagi, beliau (reviewer, Red) berkata kalau kami tim yang pertama kali diajak foto, ungkap Ula.
Maulida, Tim PKM SAPRONAFISH
Persiapan tim Maulida untuk monev eksternal sangat luar biasa. Dengan tenaga ekstra dan mata tajam, PKM-K yang mereka buat mencapai hasil yang sebaik-baiknya.
Bertempat di ruang sidang B, Maulida mengaku sempat panas, dingin, dan gemetar. Namun, timnya yakin akan mendapat hasil terbaik. Terutama dengan ikhtiar yang telah dilakukan.
滱lhamdulillah, sangat luat biasa. Kalian mahasiswa baru harus mencoba untuk membuat PKM. Insyaallah, pelajaran dan pengalaman akan terasa lebih luas dan didapat, tutur Maulida.
Melly Oktavia, Tim B-FRESS
Melly mengaku sesaat gemetar sebelum masuk di Ruang Sidang B untuk presentasi. Namun, perasaan itu hilang sekejap dengan dukungan timnya. Tim saling menyemangati dan meyakinkan diri bahwa usaha tidak menghianati hasil.
滽ami harus yakin serratus persen akan lolos ke tahap berikutnya. Dan, dapat membawa emas untuk UNAIR tercinta, kata Melly.
Afif Anshori, Tim Nano Spray Inhaler
Afif mengaku sempat dibuat kesulitan dari berkas administrasi yang harus dipenuhi dan Power Point untuk presentasi. Tapi, menurut dia, hasil timnya sudah dapat dilihat dari revisi yang sebelumnya dilakukan. Jadi, mereka yakin dapat lolos PIMNAS 2018.
漈im kami yakin bahwa bisa masuk PIMNAS. Ini dilihat dari respons reviewer sangat bagus, ungkap Afif. (*)
Penulis: Hilmi Putra Pradana
Editor: Feri Fenoria Rifa檌





