51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Apakah Direktur Wanita Dan Krisis Keuangan Penting?

Kepemilikan Kas Perusahaan Dan Efisiensi Investasi: Apakah Direktur Wanita Dan Krisis Keuangan Penting?
Photo by Linkedin

Apakah perusahaan yang mempertahankan tingkat kas yang tinggi secara teratur berkontribusi pada peningkatan efisiensi investasi? Selain itu, apakah kehadiran direktur perempuan di dewan memengaruhi kebijakan terkait kelebihan kas dan meningkatkan efektivitas investasi? Baru-baru ini, sektor keuangan dan investasi perusahaan diguncang oleh krisis ekonomi yang hampir terjadi, yang berdampak pada ekonomi global (Batuman et al. 2022; Qu et al. 2022; Deng dan Zhao 2022). Pandemi COVID-19, sebagai masalah global, secara signifikan mengubah lanskap investasi, yang menyebabkan tantangan pengelolaan kas bagi banyak perusahaan (De Vito dan Gómez 2020; Zheng 2022). Krisis tersebut telah menyebabkan beberapa perusahaan memiliki cadangan kas yang berlebihan yang dapat menyebabkan efek kompleks pada efisiensi investasi perusahaan.

Mempertahankan cadangan kas yang kuat sangat penting bagi perusahaan untuk menghadapi gangguan dan ketidakpastian ekonomi yang tiba-tiba, seperti yang dialami selama pandemi COVID-19. Perusahaan dengan uang tunai yang cukup dapat lebih mudah menghadapi keadaan darurat, termasuk penurunan pendapatan yang tiba-tiba atau meningkatnya biaya operasional (Arslan-Ayaydin et al. 2014).

Selain itu, surplus uang tunai memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan peluang investasi yang tidak terduga, seperti akuisisi atau ekspansi bisnis, yang menyoroti ketahanan mereka selama periode ekonomi yang sulit. Selain mengelola krisis jangka pendek, cadangan uang tunai yang substansial meningkatkan reputasi perusahaan di antara investor, kreditor, dan pemangku kepentingan lainnya, menandakan manajemen keuangan yang baik dan pengendalian risiko yang efektif (Quah et al. 2021; Rocca et al. 2019). Namun, hubungan antara cadangan uang tunai dan efisiensi investasi itu rumit

Pentingnya Kas dan Efisiensi Investasi

Sementara beberapa penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan uang tunai yang substansial membantu perusahaan menghindari kebangkrutan dan terus berinvestasi meskipun terjadi turbulensi pasar, yang lain berpendapat bahwa cadangan uang tunai yang berlebihan dapat menandakan kurangnya peluang investasi yang menguntungkan (Jayakody et al. 2023; El Ghoul et al. 2023). Hal ini dapat menyebabkan perusahaan kehilangan proyek dengan pengembalian tinggi, yang pada akhirnya mengurangi produktivitas investasi jangka panjang dan memengaruhi nilai pemegang saham. Oleh karena itu, memahami keseimbangan antara menjaga cadangan kas yang cukup dan memastikan investasi yang efisien sangat penting untuk strategi keuangan perusahaan, terutama di masa ketidakpastian ekonomi.

Dr. Ardianto dan Dr. Noor Adwa Sulaiman melakukan studi ini dengan menggunakan sampel perusahaan publik Indonesia dengan total 2456 observasi perusahaan per tahun selama 2010“2021, kami meneliti hubungan antara kepemilikan kas perusahaan dan efisiensi investasi, yang dimoderasi oleh kehadiran direktur perempuan di dewan direksi. Studi kami menemukan bahwa perusahaan dengan kepemilikan kas perusahaan yang lebih tinggi cenderung mengalami penurunan efisiensi investasi selama periode krisis COVID-19. Selain itu, hasil ini menunjukkan bahwa dampak negatif dari kepemilikan kas yang tinggi terhadap efisiensi investasi berkurang ketika ada direktur perempuan di ruang rapat.

keberagaman Gender

Lebih jauh, temuan ini menunjukkan bahwa kehadiran direktur perempuan di dewan direksi dapat memainkan peran penting dalam mengurangi dampak buruk dari akumulasi kas yang berlebihan terhadap kemampuan perusahaan untuk berinvestasi secara efisien, terutama ketika menghadapi tantangan ekonomi yang tidak terduga seperti krisis pandemi. Implikasinya adalah bahwa keberagaman gender dalam pengambilan keputusan perusahaan dapat membantu mencapai keseimbangan antara menjaga likuiditas melalui cadangan kas yang besar dan memastikan pemanfaatan dana yang efektif untuk pertumbuhan jangka panjang. Studi ini memberikan beberapa kontribusi signifikan terhadap literatur yang ada. Pertama, sementara penelitian sebelumnya telah mengeksplorasi hubungan umum antara kepemilikan kas dan efisiensi investasi, studi kami memberikan wawasan bernuansa tentang bagaimana hubungan ini berubah selama krisis ekonomi seperti COVID-19.

Kami menemukan bahwa kepemilikan kas dan efisiensi investasi sebenarnya menurun selama pandemi, menyoroti kompleksitas pengelolaan cadangan kas di masa-masa sulit (Sheu dan Lee 2012; Sikveland et al. 2022). Kedua, penelitian kami memperluas literatur tentang keberagaman gender dalam tata kelola perusahaan dengan menunjukkan bahwa kehadiran direktur perempuan dapat mengurangi dampak negatif krisis ekonomi terhadap kepemilikan kas dan efisiensi investasi. Temuan ini menekankan kontribusi nyata yang dapat diberikan perempuan dalam posisi kepemimpinan terhadap kinerja dan ketahanan perusahaan (Adams dan Ferreira 2009; Dezsö dan Ross 2012). Ketiga, dengan berfokus pada perusahaan publik Indonesia, studi kami memberikan wawasan berharga tentang karakteristik unik pasar yang sedang berkembang. Konteks sosial, ekonomi, budaya, dan politik Indonesia yang khas menawarkan latar belakang yang kaya untuk memahami bagaimana perspektif yang berbeda memengaruhi perilaku perusahaan dan strategi investasi (Moin et al. 2020; Goodell et al. 2021b; Guizani dan Abdalkrim 2022).

Penulis: Dr. Ardianto, S.E., Ak., M.Si.

Link:

Baca juga: Interaksi antara Emisi CO2, Utang Publik, dan Kebijakan Ekonomi di Malaysia

AKSES CEPAT