Penelitian ini menyelidiki apakah CEO yang merupakan alumni universitas terkemuka memiliki pengaruh terhadap kualitas lingkungan kerja di perusahaan-perusahaan Indonesia. Dalam konteks ini, kualitas lingkungan kerja mencakup berbagai aspek seperti manfaat ekonomi, fleksibilitas kerja, dan pengembangan karier. Kualitas lingkungan kerja sangat penting karena berpengaruh langsung pada kesejahteraan dan kinerja karyawan. Pada akhirnya faktor tersebut dapat memengaruhi produktivitas perusahaan secara keseluruhan. Dengan demikian, memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan kerja, seperti latar belakang pendidikan CEO, adalah hal yang krusial bagi manajer dan pembuat kebijakan.
Menggunakan sampel sebanyak 1.877 pengamatan dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2021. Penelitian ini menggunakan analisis Ordinary Least Squares (OLS) dan coarsened exact matching (CEM) untuk mengidentifikasi apakah ada hubungan signifikan antara latar belakang pendidikan CEO dan kualitas lingkungan kerja di perusahaan tersebut. CEO yang dianggap berasal dari universitas terkemuka adalah mereka yang lulus dari institusi pendidikan tinggi yang diakui secara internasional berdasarkan peringkat QS World University Rankings. Penelitian ini didasarkan pada teori Resource-Based View (RBV). Menekankan bahwa sumber daya dan kapabilitas yang dimiliki oleh perusahaan, termasuk kepemimpinan berkualitas, merupakan faktor kunci dalam mencapai keunggulan kompetitif. CEO dengan latar belakang pendidikan dari universitas terkemuka dianggap sebagai sumber daya berharga yang dapat memberikan dampak positif pada organisasi. Lebih lanjut, terutama dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan berkualitas.
Hasil penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan CEO yang merupakan alumni universitas terkemuka cenderung memiliki kualitas lingkungan kerja yang lebih baik. Secara khusus, perusahaan-perusahaan ini lebih mungkin untuk menyediakan peluang pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi karyawan mereka. Pendidikan dan pelatihan berkelanjutan ini merupakan elemen penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif. hal ini karena dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, CEO yang memiliki latar belakang pendidikan dari universitas terkemuka juga cenderung memiliki jaringan profesional yang luas. Hal itu dapat berguna untuk mengimplementasikan praktik-praktik manajemen terbaik di dalam organisasi.
Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun ada hubungan positif antara pendidikan CEO dari universitas terkemuka dan kualitas lingkungan kerja secara keseluruhan, dampak pendidikan CEO terhadap keragaman dan kualitas karyawan tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pendidikan tinggi dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan kerja, masih ada faktor-faktor lain yang memengaruhi keragaman dan kualitas tenaga kerja yang perlu mendapat perhatian. Temuan ini membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut. Terkait bagaimana pendidikan CEO dapat berdampak pada aspek-aspek lain dari organisasi, seperti keragaman dan inklusi.
Temuan dan Simpulan
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa CEO yang merupakan alumni universitas terkemuka dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan kerja di perusahaan-perusahaan Indonesia. Oleh karena itu, kami menyarankan perusahaan untuk mempertimbangkan latar belakang pendidikan pemimpin mereka saat membuat keputusan perekrutan. Terutama, jika tujuan mereka adalah untuk meningkatkan kondisi kerja dan kesejahteraan karyawan. Selain itu, hasil penelitian ini juga memiliki implikasi bagi pembuat kebijakan. Temuan ini untuk merancang kebijakan yang mendorong perusahaan untuk lebih memperhatikan pendidikan dan pelatihan dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan kerja. Penelitian lebih lanjut perlu terlaksana untuk mengeksplorasi dampak pendidikan CEO pada aspek lain dari kinerja organisasi. Termasuk, bagaimana pendidikan tinggi dapat mempengaruhi keragaman dan inklusi dalam tenaga kerja.
Penulis: Dr. Sri Ningsih, S.E., M.Si., Ak
Link:
Baca juga: Modal Intelektual, Koneksi Politik, dan Kinerja Perusahaan Indonesia





