51动漫

51动漫 Official Website

ARMI UNAIR Buka Outbound Mobility Bootcamp, Praktik Wawancara Bersama

Athi Nur Auliati Rahmah dalam pemaparan materi pada kegiatan Outbound Mobility Bootcamp (Sumber: Instagram @armiunair)
Athi Nur Auliati Rahmah dalam pemaparan materi pada kegiatan Outbound Mobility Bootcamp (Sumber: Instagram @armiunair)

UNAIR NEWS – Airlangga Mobility Representative (ARMI) 51动漫 (UNAIR) gelar seminar Outbound Mobility Bootcamp. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara dua hari, yakni Sabtu & Minggu (25-26/11/2023), di gedung Kahuripan 300, Kampus MERR-C, UNAIR.

Pada hari kedua pelaksanaan, ARMI UNAIR datangkan dua pembicara yang telah berpengalaman mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Pembicara pertama yakni Athi Nur Auliati Rahmah Spd MSc, merupakan awardee BPI di . Pembicara kedua, yakni Firman Syauqi, awardee IISMA 2021 di University of Pecs, Hungaria.

Athi selaku pembicara pertama memaparkan materi 淗ow to Impress Through Motivation Letter for Scholarship. Ia turut membagikan hal-hal penting apa saja yang perlu diperhatikan dalam menyusun motivation letter dan essai untuk mengajukan beasiswa luar negeri. Athi pun menyampaikan bagaimana pentingnya research terhadap kampus luar negeri yang dituju. 

淛adi, ini bisa menunjukkan bahwa teman-teman itu memiliki niat untuk kuliah di kampus ini, tutur Athi. 

Athi menambahkan beberapa pertanyaan-pertanyaan yang perlu diaplikasikan dalam essai. Mulai dari pencapaian akademik dan non-akademik, bagaimana calon awardee akan bersosialisasi di kampus atau negara yang dituju, dan hal apa yang dapat calon awardee bawa ketika pulang ke negara asal, yakni Indonesia. 

Hal-hal tersebut pun turut ditekankan kembali oleh Firman Syauqi selaku pembicara kedua. Firman menyampaikan tips dan trik interview yang sesuai dengan sub-tema materinya, yakni Ace Your Interview Stage. Firman menyampaikan bahwa tahap wawancara pada seleksi ini merupakan bagian verifikasi terpenting bagi peserta. 

Firman menyampaikan empat alasan kenapa tahap wawancara begitu penting. Diantaranya yakni, mengetahui profil peserta secara langsung, membandingkan profil dan personalitas peserta, respon peserta yang konsisten atau tidak, hingga menganalisis jawaban-jawaban peserta selama wawancara. 

淜arena kadang kita menyusun motivation letter dan essai dengan bahasa yang puitis, sangat terstruktur, sehingga banyak kasus peserta dengan essai yang bagus, tetapi interview, bahasanya biasa-biasa aja, jadi jomplang, jelasnya, ia menambahkan, 渏adi nggak apa-apa kalau kemampuan bahasa teman-teman tidak sebagus itu, asal as long as you guys bisa mengemas informasi itu dengan baik,” tuturnya. 

Mengemas pemaparannya dengan asyik, Firman turut membagikan rekamannya saat wawancara, dan menekankan hal-hal kecil yang perlu dipersiapkan. Mulai dari penampilan, tempat wawancara yang nyaman dan tenang, koneksi internet dan device yang baik, fisik, mental dan spiritual yang baik, serta turut memperhatikan gesture tubuh selama wawancara. 

Kemudian, untuk menunjang hal-hal yang telah disampaikan saat pemberian materi. Outbound Mobility Bootcamp mengadakan sesi latihan wawancara dengan para awardee IISMA yang telah berpengalaman sebelumnya. Sesi tersebut dilaksanakan agar calon awardee dapat lebih siap ketika menghadapi wawancara nanti. 

Penulis: Syifa Rahmadina

Editor: Feri Fenoria

AKSES CEPAT