51动漫

51动漫 Official Website

Atasi Masalah Minimnya Penerangan, BBK 7 Bangorejo Ciptakan Sistem Lampu Jalan Otomatis Melalui STARLA

Sosialisasi STARLA Pada Warga Dusun Tamansuruh (Foto: Dok. Tim)

UNAIR NEWS – Permasalahan minimnya penerangan di sejumlah titik lokasi di Desa Bangorejo menjadi salah satu permasalahan di Desa Bangorejo. Untuk mengatasi masalah tersebut, Kelompok Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 51动漫 menggagas pembuatan STARLA (Sistem Terang Lampu). Program ini dirancang untuk menghadirkan sistem penerangan lampu jalan yang efisien dan hemat energi. 

Penanggung Jawab (PIC) program STARLA, Rizky Naufal Faruqi, menjelaskan bahwa STARLA digagas atas dasar minimnya penerangan jalan di beberapa titik di Desa Bangorejo. 淎walnya, nggak kepikiran sama sekali untuk menggagas ini (STARLA). Tapi, setelah berdiskusi dengan perangkat desa dan mendengarkan mengenai keresahan mereka terkait minimnya penerangan lampu, kami akhirnya menggagas hal ini ujar mahasiswa yang biasa dipanggil Naufal. 

STARLA bekerja dengan memanfaatkan sensor cahaya yang bekerja dengan cara mendeteksi intensitas cahaya yang dimana lampu akan menyala saat kondisi gelap dan mati secara otomatis saat kondisi terang. Sistem ini dipadukan dengan penggunaan lampu LED hemat energi sehingga mampu mengurangi beban biaya listrik desa sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga pada malam hari.

Adanya STARLA ini mendapat sambutan positif dari Perangkat Desa Bangorejo. Kepala Dusun Bangorejo mengapresiasi program STARLA karena dinilai memberikan manfaat nyata 淧rogram ini sangat membantu desa. Sistemnya juga praktis dan tidak merepotkan warga. STARLA ini rencananya akan ditempatkan di gapura perbatasan Desa Bangorejo dan Desa Bulurejo, karena area tersebut membutuhkan penerangan yang lebih baik tutur pria yang biasa dipanggil Pak Dwi tersebut

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, BBK 7 Desa Bangorejo juga menyiapkan modul pembuatan STARLA yang akan diserahkan kepada pihak desa. Modul ini diharapkan dapat menjadi panduan teknis agar sistem penerangan otomatis dapat dipasang secara mandiri di titik-titik lain yang masih minim cahaya. Kepala Desa Bangorejo menerima dengan baik usulan modul ini. 淒engan adanya modul ini, rencananya akan kami anggarkan untuk kedepannya agar penerangan di desa semakin baik kata Pak Yadi selaku Kepala Desa Bangorejo. 

Melalui program STARLA, BBK 7 tidak hanya menghadirkan solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong penerapan teknologi sederhana yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa ini diharapkan mampu menjadi langkah awal menuju pengelolaan fasilitas desa yang lebih efisien dan berkelanjutan. Program STARLA merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa/i dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 7 (Affordable and Clean Energy)

Penulis: Tim BBK 7 Bangorejo

AKSES CEPAT