Barium titanat (BaTiO₃) adalah salah satu jenis material perovskit dengan struktur kristal ABO₃, mirip dengan timbal zirkonium titanat (PbZrTiO₃) yang merupakan bahan piezoelektrik paling dikenal. Perovskit BaTiO₃ sangat diminati karena bersifat ramah lingkungan, yakni tidak mengandung unsur timbal yang dapat menimbulkan masalah lingkungan yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap manusia. Selain itu, BaTiO₃ juga digemari karena sifat ferroelektrik dan dielektriknya.
Sifat fisik dan mekanik dari BaTiO₃ dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: kemurnian, sistem kristal, homogenitas, dan distribusi ukuran serbuk kristal. Faktor-faktor ini sangat dipengaruhi oleh metode sintesis yang digunakan dalam pembuatan BaTiO₃. Barium titanat (BaTiO₃) dapat diperoleh melalui sintesis dari BaCO₃ (Barium Karbonat) dan TiO₂ (Titanium Dioksida), yang masing-masing dapat meningkatkan permitivitas dielektrik dari komponen penyusunnya.
Sintesis perovskit Barium Titanat (BaTiO₃) dapat dilakukan dengan metode sol-gel, presipitasi, dan hidrotermal. Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan, salah satunya adalah metode sol-gel, yang memiliki keunggulan berupa homogenitas produk yang tinggi, kemurnian tinggi, serta penggunaan suhu yang relatif rendah. Proses metode sol-gel terdiri dari empat tahap utama, yaitu: Hidrolisis, Kondensasi, Penuaan (Aging), dan Pengeringan. Dalam metode sol-gel, kemurnian fasa dan homogenitas material keramik Barium Titanat dapat ditingkatkan bahkan pada suhu sintering yang lebih rendah, yaitu 800°C hingga 900°C.
Penambahan polivinilpirolidon (PVP) diharapkan dapat meningkatkan struktur mikro dan sifat kelistrikan dari sampel perovskit BaTiO₃.Sifat-sifat dan karakteristik Barium TitanatBarium Titanat atau biasa ditulis BaTiO₃ adalah material keramik anorganik yang memiliki berbagai sifat dan keunggulan, hal ini menjadikannya sangat penting dalam bidang elektronik dan material fungsional. Salah satu sifat utama BaTiO₃ adalah piezoelektrik, yaitu kemampuannya menghasilkan muatan listrik saat dikenai tekanan mekanik. Selain itu, BaTiO₃ juga bersifat ferroelektrik, yang memiliki momen dipol permanen yang dapat dibalik menggunakan medan listrik eksternal atau medan listrik luar.
Sifat ferroelektrik ini sangat bermanfaat dalam aplikasi seperti memori ferroelektrik, sensor, dan aktuator. Material ini juga memiliki permitivitas dielektrik yang tinggi, menjadikannya sangat cocok digunakan dalam pembuatan kapasitor keramik multilayer, yang banyak digunakan dalam peralatan elektronik modern. Keunggulan lain dari BaTiO₃ adalah sifatnya yang ramah lingkungan, karena tidak mengandung timbal (Pb), berbeda dengan material piezoelektrik umum lainnya seperti PZT (PbZrTiO₃). Hal ini menjadikan BaTiO₃ sebagai pilihan utama dalam upaya mengurangi penggunaan bahan berbahaya dalam industri elektronik. Sifat mekanik dan fisik BaTiO₃, seperti kekuatan, kepadatan, dan kekerasan, sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kemurnian bahan, ukuran dan distribusi partikel, sistem kristal, serta tingkat homogenitasnya. Oleh karena itu, metode sintesis yang digunakan sangat berperan penting dalam menentukan kualitas akhir material ini.
Secara termal, BaTiO₃ memiliki stabilitas yang baik, meskipun sifat ferroelektriknya akan hilang jika suhu melebihi temperatur Curie (sekitar 120“130°C), di mana material berubah menjadi fase paraelektrik. Sifat-sifat ini dapat ditingkatkan lebih lanjut melalui penambahan bahan aditif seperti polivinilpirolidon (PVP). Penambahan PVP selama proses sintesis terbukti mampu memperbaiki struktur mikro, meningkatkan homogenitas, serta memperkuat sifat kelistrikan dan mekanik dari material BaTiO₃. Dengan seluruh karakteristik tersebut, BaTiO₃ menjadi material multifungsi yang sangat potensial untuk berbagai aplikasi teknologi canggih di masa depan.
Penulis: Jan Ady
Informasi tentang artikel dapat diakses melalui:
“Preparation and Characterizations for Barium TitanatePiezoelectric With Polyvinylpyrrolidone Effect :
(To cite this article: Jan Ady et al 2025, in AIP Conference Proceedings, dengan judul œPreparation and Characterizations for Barium TitanatePiezoelectric With Polyvinylpyrrolidone Effect)





