“Life need not be easy, provided only that it is not empty.”
UNAIR NEWS – Maulia Gitawati Indiswari atau yang memiliki nama sapaan Maul merupakan mahasiswa S1 Psikologi, Fakultas Psikologi (FPSi) 51动漫 (UNAIR) yang berhasil meraih wisudawan terbaik. Ia berhasil menamatkan studinya selama 3,2 tahun dengan perolehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81.Ia juga pernah berhasil medali perunggu di
Awal mula Maul menyukai prodi Psikologi karena rasa keingintahuan yang tinggi untuk belajar. UNAIR menjadi alasannya untuk menempuh program studi psikologi, karena menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Ia menambahkan bahwa dengan mempelajari psikologi tidak hanya memahami karakter orang lain, tetapi wawasan mendalam terhadap diri sendiri.
Pengalaman PIMNAS
Semangat mengikuti berbagai perlombaan, menjadi alasan Maul mampu meraih perunggu pada PIMNAS ke-36. 淧engalaman ini menjadi titik penting dalam perjalanan akademik saya, yang membawa saya lulus dengan cepat, sekaligus menjadi satu-satunya wisudawan terbaik angkatan 2021 dari fakultas psikologi periode 245. Saya mengikuti tiga skema PKM, yakni pengabdian masyarakat, kewirausahaan, dan riset sosial humaniora, ungkapnya.
Maul merasa senang, karena dengan mengikuti PIMNAS banyak sekali pengalaman menarik. 淗asil dari kegiatan PIMNAS yang saya rasakan sekaligus berdampak bagi sekitar yakni diterbitkannya dua buku dan publikasi di tiga jurnal ilmiah, sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi diri saya, jelasnya.
Eksplorasi Kegiatan
Baginya, kuliah merupakan waktu untuk eksplorasi berbagai kegiatan. Berbagai kegiatan ia ikuti mulai dari menjadi bagian Duta UNAIR hingga berbagai perlombaan. Lebih lanjut, kunci untuk lulus cepat bukan dengan menjadi mahasiswa pasif, tetapi dengan menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab menyelesaikan berbagai tugas.
淭entu dukungan dari orang sekitar menjadi salah satu motivasi terbesar saya. Utamanya kita harus membagi waktu dengan baik, meskipun pada akhirnya, ada hal yang harus saya korbankan, entah dari waktu bermain atau tidur. Kita harus memahami kondisi diri sendiri dan terus berusaha memberikan yang terbaik, ucapnya.
Maul percaya bahwa berbagai kesibukan selama berkuliah, bukan menjadi penghalang. Hidup yang bermakna adalah hidup yang diisi dengan usaha, pembelajaran, dan kontribusi untuk sesama.
淪elama masih menjadi mahasiswa, jangan takut untuk mencoba berbagai kegiatan, karena justru disitulah kita mampu menemukan kekuatan dan potensi diri, pungkasnya.
Penulis: Muhammad Akmal Syawal
Editor: Khefti Al Mawalia





