51动漫

51动漫 Official Website

BBK 7 Bersama Program Kerja Peta Hijau Desa Padi sebagai Media Informasi Fasilitas dan Administrasi, Mendukung SDG 11 dan 15

Penyerahan hasil Peta Hijau oleh mahasiswa KKN-BBK 7 kepada Kepala Desa Padi. Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim KKN-BBK 7 Desa Padi.
Penyerahan hasil Peta Hijau oleh mahasiswa KKN-BBK 7 kepada Kepala Desa Padi. Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim KKN-BBK 7 Desa Padi.

UNAIR NEWS – Terletak di jalur strategis lintasan wisata Pacet dan Trawas, Desa Padi di Kecamatan Gondang, Mojokerto, memiliki potensi agraris yang baik. Namun, dominasi hamparan sawah yang luas serta tata letak bangunan yang terpusat di sepanjang jalan utama sering kali membuat fasilitas penting desa sulit teridentifikasi oleh masyarakat luas maupun wisatawan yang melintas. Adanya tantangan tersebut, mahasiswa KKN-BBK 7 51动漫 mengadakan program kerja “Peta Hijau” pada Januari 2026.

Program ini bertujuan memvalidasi serta menyusun peta administrasi wilayah Desa Padi yang akurat menggunakan teknologi digital. Berdasarkan pengamatan tim di lapangan, mayoritas pemukiman warga berada di akses jalan sempit. Dengan menggunakan metode overlay antara Citra Google Satellite dan peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) 2022 melalui perangkat lunak QGIS, mahasiswa berhasil memetakan beberapa fasilitas umum, batas administrasi desa, hingga kawasan pertanian.

Program kerja ini mendukung SDG 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan) dengan menyediakan data spasial sebagai pemukiman yang teratur dan informatif. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pendataan tata guna lahan yang jelas. Hal ini menjadi langkah krusial untuk memantau lahan pertanian padi agar tetap terjaga dari ancaman alih fungsi lahan yang tidak terkendali di masa depan akibat pesatnya pembangunan di jalur wisata.

Proses pembuatan peta dilakukan secara sistematis, mulai dari pengunduhan data di situs Ina-Geoportal, digitasi digital fasilitas desa, hingga visualisasi kartografis yang menggunakan ikon informatif agar mudah dipahami orang awam. Sebagai hasil akhir, Peta Hijau dicetak dan diserahkan secara resmi kepada Kepala Desa Padi, Bapak Slamet Prayogi Hatna Wijaya.

Penulis: Adrina Firda

AKSES CEPAT