51动漫

51动漫 Official Website

Pemasangan Rambu Siaga Warga Perkuat Mitigasi Bencana Desa Kebalanpelang

UNAIR NEWS – Pada tanggal 28 Januari 2026, Tim BBK 7 (Belajar Bersama Komunitas) KKN 51动漫 melaksanakan finishing dari proker K3 Jalur Evakuasi di Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Program kerja ini diakhir dengan pemasangan rambu Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul di berbagai titik di Desa Kebalanpelang. Pemasangan rambu ini telah melalui proses perencanaan yang matang dan survei lokasi secara cermat guna memastikan posisi yang paling strategis.

Desa Kebalanpelang merupakan kawasan permukiman yang cukup padat. Namun, sebelumnya desa ini belum memiliki infrastruktur visual mitigasi bencana yang memadai. Ketiadaan petunjuk arah yang standar berpotensi menghambat proses penyelamatan diri dan menimbulkan kepanikan, khususnya bagi warga pendatang yang belum familiar dengan denah desa saat situasi genting terjadi

Merespons kebutuhan akan infrastruktur keselamatan tersebut, Tim BBK 7 mengambil inisiatif dengan merancang sistem penunjuk arah evakuasi. Pelaksanaan program ini dilakukan melalui kolaborasi erat dengan pihak desa untuk menjamin keakuratan data lapangan. Mahasiswa secara aktif melibatkan perangkat desa, khususnya Sekretaris Desa Kebalanpelang, dalam diskusi pemetaan rute penyelamatan yang paling efektif. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap titik pemasangan rambu benar-benar strategis, mudah terlihat, dan menjangkau area-area vital di pemukiman warga.

Tujuan utama dari program kerja ini adalah memfasilitasi proses evakuasi yang efisien bagi seluruh elemen masyarakat saat situasi darurat terjadi. Keberadaan rambu visual ini menjadi krusial, tidak hanya bagi warga lokal yang sudah menetap lama, tetapi juga bagi para pendatang yang mungkin belum familiar dengan denah desa. Dengan adanya petunjuk arah yang jelas di setiap persimpangan, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah dan cepat menemukan lokasi titik kumpul yang telah ditentukan, sehingga risiko fatalitas akibat kebingungan saat bencana dapat diminimalisir.

Upaya mitigasi bencana ini berhubungan dengan poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs), lebih tepatnya pada poin ke 11 yaitu Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan 13 yaitu Penanganan Perubahan Iklim. Diharapkan melalui penyediaan infrastruktur dari program kerja ini, Desa Kebalanpelang jadi tangguh dalam menghadapi potensi risiko bencana.

Penulis: TIM BBK 7 DESA KEBALANPELANG UNAIR

AKSES CEPAT