UNAIR NEWS – Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 (UNAIR) melaksanakan program kerja bidang lingkungan berupa kegiatan kreatif daur ulang (recycling) untuk anak Taman Kanak-Kanak (TK) PKK Kalijudan di wilayah Kelurahan Kalijudan , Surabaya. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan edukatif.
Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis barang bekas yang sering dijumpai di sekitar mereka, seperti bungkus makanan, dan kardus. Dengan bimbingan mahasiswa BBK 7, barang-barang tersebut kemudian diolah menjadi karya sederhana berupa hiasan. Proses ini dikemas dalam konsep belajar sambil bermain, sehingga anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam memanfaatkan kembali sampah yang masih bernilai guna.
Kegiatan diawali dengan penjelasan singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Anak-anak diperkenalkan pada memilah sampah serta dampak positif dari kegiatan daur ulang. Selanjutnya, mereka dibimbing untuk menggunting, menempel, dan merangkai bahan bekas menjadi bentuk yang menarik. Di akhir kegiatan, terdapat pemberian apresiasi untuk karya terbaik.
Ketua BBK 7 Kalijudan 3 menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan kreativitas, melatih motorik halus, serta membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. 淢elalui aktivitas sederhana seperti mengolah botol dan kardus bekas, anak-anak belajar bahwa sampah tidak selalu harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna dan menyenangkan, ujarnya. Selain melibatkan mahasiswa, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari guru TK PKK Kalijudan yang turut mendampingi dan membantu mengarahkan anak-anak selama proses kegiatan berlangsung.
Program kerja ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Melalui edukasi daur ulang sejak usia dini, diharapkan akan tumbuh generasi yang lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
Penulis: BBK 7 Kalijudan





