UNAIR NEWS – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫 (UNAIR) tahun 2026 hadir memberikan kontribusi nyata bagi Masyarakat Desa Sumberbendo, Madiun. Melalui rangkaian program kerja di bidang Pendidikan, Tim BBK 7 berupaya mendorong kemajuan desa yang berkelanjutan.
Di bidang Pendidikan, tim Mahasiswa menyelenggarakan penyuluhan literasi keuangan bagi siswa dan siswi kelas 8 MTs Al-Amin. Program ini diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah pada tanggal 9 dan 12 Januari 2026, untuk menyusun serta menyetujui materi yang relevan dengan kebutuhan siswa. Penyuluhan pun dilaksanakan secara serentak di kedua kelas 8A dan 8B melalui metode presentasi interaktif.
Ade Ferdian dan Lery Malista, selaku penanggung jawab bidang Pendidikan, menjelaskan bahwa program bertujuan membangun kesadaran siswa akan pentingnya menabung serta kemampuan membedakan antara membeli barang atas keinginan dan kebutuhan. Selain itu, edukasi ini juga menekankan pentingnya menjauhi sistem utang konsumtif seperti PayLater dan pinjaman online yang amat bahaya jika tanpa bagi murid yang mungkin terjebak dalam 漨embeli sesuatu dengan harga yang murah.
Penyampaian materi dilakukan melalui sistem presentasi interaktif dan berbagai kegiatan menarik. Untuk mencairkan suasana, tim mengadakan permainan Simon Says dan memberikan hadiah bermanfaat berupa buku tulis serta alat tulis bagi para pemenang. Sebagai bentuk evaluasi, para siswa juga mengikuti Pre-Test dan Post-Test secara daring untuk mengukur tingkat pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan.
Pemilihan SDG 1, 4, dan 8 dalam program ini didasarkan pada visi untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur edukasi yang inklusif. Dengan meningkatkan literasi keuangan, program ini mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan memberikan keterampilan hidup praktis yang seringkali tidak terakomodasi dalam kurikulum standar. Hal ini secara langsung berkontribusi pada SDG 1 (No Poverty) dengan mencegah generasi muda terjebak dalam siklus utang digital yang merugikan di masa depan. Pada akhirnya, pemahaman finansial yang kuat akan menjadi fondasi bagi mereka untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi yang produktif dan layak, sesuai dengan esensi SDG 8 (Decent Work and Economic Growth).
Penulis: Fandrian Makarim





