UNAIR NEWS “ Mahasiswa 51¶¯Âþ yang tergabung dalam program Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 melaksanakan Program Digitalisasi UMKM di Desa Sukowati, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada Kamis (16/1/2026), sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, Decent Work and Economic Growth, yang menekankan pertumbuhan ekonomi inklusif dan penciptaan lapangan kerja layak, sekaligus menjadi wujud implementasi Kampus Berdampak 51¶¯Âþ melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam memberikan solusi bagi pelaku UMKM.
Berdasarkan hasil observasi di lapangan, mahasiswa BBK 7 menemukan bahwa sebagian besar UMKM Desa Sukowati masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut serta transaksi tunai. Minimnya pemanfaatan platform digital, baik untuk promosi maupun sistem pembayaran, menyebabkan jangkauan pasar usaha relatif terbatas dan berdampak pada perkembangan ekonomi pelaku UMKM.
Ketua Kelompok BBK 7 UNAIR menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut. œDi Desa Sukowati terdapat beragam UMKM, baik di sektor barang maupun jasa. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum terdaftar di Google Maps dan belum menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Padahal, digitalisasi dapat membuka peluang pasar yang lebih luas dan mempermudah transaksi, ujarnya.
Salah satu pelaku UMKM Desa Sukowati mengungkapkan manfaat dari program tersebut. œSetelah usaha saya terdaftar di Google Maps dan menggunakan QRIS, pelanggan lebih mudah menemukan lokasi usaha. Pembayaran juga jadi lebih praktis, ungkapnya.
Melalui pendataan dan pendampingan langsung, mahasiswa BBK 7 membantu pelaku UMKM mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps serta membuat QRIS sebagai metode pembayaran digital, mulai dari pengumpulan data usaha, penentuan titik lokasi, pengisian informasi, hingga edukasi penggunaan QRIS. Sebanyak 10 UMKM sektor barang dan jasa menjadi sasaran program ini, yang diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas kerja pelaku UMKM, serta mendukung pencapaian SDGs poin ke-8 sebagai wujud nyata Kampus Berdampak 51¶¯Âþ.
Penulis: Tim BBK 7 UNAIR Desa Sukowati





