UNAIR NEWS – Sebagai wujud nyata kontribusi dalam menjalankan misi global Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-being), SDGs 4 (Quality Education.), dan SDGs 17 (Partnerships For The Goals), para mahasiswa BBK 7 51动漫 berkolaborasi dengan pengajar KB Intan Permata, Desa Kramatinggil, Gresik. Kolaborasi strategis ini telah melahirkan sebuah program kerja inovatif bernama 淪ENA (Sehat dan Aman untuk Anak) yang berfokus pada penguatan pendidikan dasar dan pembentukan perilaku hidup sehat sejak usia dini. Program ini diimplementasikan melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar interaktif yang sukses diselenggarakan pada 14 Januari 2026, 19 Januari 2026, dan 21 Januari 2026 di Kelompok Bermain Intan Permata, menandai komitmen nyata dalam membangun generasi masa depan yang lebih sehat dan cerdas.
Program ini merupakan hasil rangkaian kegiatan pembelajaran tematik yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, dan keselamatan anak usia dini. Program ini disusun secara edukatif, aplikatif, dan menyenangkan, sehingga mampu meningkatkan minat belajar anak sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap perilaku hidup sehat dan aman. Inovasi utama dalam Program SENA terletak pada integrasi isu pendidikan, kesehatan, dan keselamatan anak usia dini dalam satu rangkaian kegiatan tematik yang kontekstual dan mudah diterapkan. Program ini juga mendorong pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning), yang sangat sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini serta dapat diimplementasikan oleh guru dan kader PAUD meskipun memiliki keterbatasan latar belakang pendidikan formal.
Pelaksanaan SENA (Sehat dan Aman untuk Anak) dilakukan secara bertahap selama 3 pertemuan dengan alur kegiatan yang kronologis. Pada pertemuan pertama, anak-anak diperkenalkan dengan aktivitas kreatif melalui kegiatan Isi Piring,anak-anak diperkenalkan pada kelompok makanan sehat seperti nasi, sumber protein (telur, ayam, ikan), sayur, dan buah. Anak-anak diminta mewarnai gambar piring dengan komposisi makanan bergizi agar memahami pola makan seimbang sejak dini. Pada Pertemuan kedua, Mahasiswa BBK 7 51动漫 memberikan materi tentang kebersihan yang diajarkan melalui teknik cuci tangan yang benar disertai simulasi agar anak terbiasa menjaga higienitas terutama kebersihan tangan. Pada Pertemuan terakhir, membahas dan memberi wawasan tentang bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, anak diberi pemahaman sederhana bahwa kepala, tangan, dan kaki boleh disentuh, sedangkan bagian yang tertutup pakaian tidak boleh, diikuti aktivitas mewarnai gambar figur anak untuk memperkuat pesan.
Melalui pelaksanaan Program SENA, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman anak mengenai pola makan sehat, kebersihan diri, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan diri dalam kehidupan sehari-hari. Secara lebih luas, program ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), melalui pembentukan perilaku hidup sehat sejak usia dini.
Penulis: Mahasiswa BBK 7 Desa Kramatinggil 51动漫





