UNAIR NEWS – Kesadaran lingkungan di Dusun Sendangrejo, Desa Sidorejo, Kabupaten Lamongan, kini tidak lagi berhenti pada wacana. Pada Sabtu, 24 Januari 2026 mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 UNAIR merealisasikan pemasangan lubang resapan biopori pada dua halaman rumah warga sebagai tindak lanjut dari sosialisasi program kerja SIBORI yang telah dilakukan pada Rabu, 14 Januari 2026 lalu.
Di tengah meningkatnya curah hujan dan berkurangnya lahan resapan, biopori hadir sebagai solusi sederhana namun berdampak langsung. Lubang silindris yang ditanam di tanah ini mampu mempercepat penyerapan air hujan, mengurangi genangan, serta memperbaiki struktur tanah. Warga yang menjadi lokasi pemasangan mulai merasakan manfaatnya, terutama dalam mengurangi air tergenang di sekitar rumah saat hujan turun.
Kepala Desa Sidorejo menilai program biopori ini sebagai langkah sederhana namun membawa banyak manfaat bagi warga.淜alau menurut saya, biopori ini sangat membantu. Air hujan tidak langsung menggenang, lalu sampah daun dan sisa dapur juga bisa dimasukkan ke situ. Lama-lama jadi kompos, jadi warga dapat manfaat dobel, tuturnya.
Dari Sosialisasi Menuju Aksi Nyata Warga
Program ini tidak berhenti pada pemasangan fisik. Prosesnya melibatkan warga secara langsung, mulai dari penentuan titik biopori hingga pemahaman fungsi jangka panjangnya. Keterlibatan tersebut mendorong perubahan perilaku, khususnya dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga. Daun kering dan sisa dapur kini tidak lagi dianggap limbah, melainkan sumber kompos alami yang memperkaya tanah.

Partisipasi Warga dalam Implementasi Pemanfaatan Sampah Organik ke dalam Lubang Biopori (Foto:Dok.Tim).
Perubahan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang diikuti aksi nyata akan mampu menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap program lingkungan. Biopori telah menjadi simbol bahwa solusi ekologis tidak akan selalu membutuhkan teknologi mahal, melainkan bermula dari kemauan untuk memulai dari hal yang sederhana.
Kontribusi Lokal untuk Tantangan Global
Inisiatif Biopori ini sejalan dengan Point 6 dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang berbunyi Air Bersih dan Sanitasi Layak. Dari halaman rumah warga Dusun Sendangrejo, upaya menjaga lingkungan membuktikan bahwa kontribusi terhadap isu global dapat dimulai dari langkah lokal yang konsisten dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Penulis: Zahrotun Nurlita





