51

51 Official Website

Dukung SDGs 4, BBK 7 UNAIR bersama BPBD Kabupaten Mojokerto Edukasi Mitigasi Bencana di SDN Kalikatir

Penyampaian Materi Kebencanaan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto di SDN Kalikatir (Foto: Dok. Tim BBK 7)

UNAIR NEWS Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51 menyelenggarakan kegiatan edukasi mitigasi bencana bertajuk Cilik Tangguh Bencana di SDN Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini menyasar
siswa kelas 4, 5, dan 6 sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta
kesiapsiagaan anak-anak terhadap potensi bencana alam di lingkungan sekitar.


Kegiatan Cilik Tangguh Bencana dirancang dalam bentuk sosialisasi dan praktik langsung
yang disesuaikan dengan usia peserta. Edukasi ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak
dini mengenai jenis-jenis bencana, risiko yang ditimbulkan, serta langkah-langkah dasar
penyelamatan diri. Melalui program ini, siswa diharapkan mampu bersikap lebih tanggap,
tenang, dan sigap saat menghadapi situasi darurat.


Sesi kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan berbagai jenis bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan kebakaran. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi agar risiko dapat diminimalkan.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi mitigasi bencana yang berlangsung secara interaktif dan edukatif. Dalam simulasi tersebut, siswa diajak mempraktikkan prosedur evakuasi dan langkah-langkah keselamatan diri dari bencana gempa bumi secara langsung. Metode pembelajaran ini membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah sekaligus melatih keberanian dan kesiapan mereka dalam menghadapi kondisi darurat.


Kepala Sekolah SDN Kalikatir, Fahrissa Umairo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi mitigasi bencana sangat penting, mengingat Desa Kalikatir termasuk wilayah rawan bencana. Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada BBK 7 UNAIR karena mitigasi bencana ini sangat perlu diberikan kepada anak-anak, terlebih Desa Kalikatir merupakan salah satu desa rawan bencana yang pernah mengalami banjir bandang pada tahun 2017 ujarnya.


Ia juga berharap ilmu yang diperoleh siswa dapat disebarluaskan. Harapan saya, anak-anak kelas 4, 5, dan 6 dapat menularkan pengetahuan ini kepada adik-adik kelas 1, 2, dan 3, serta kepada keluarga di rumah tambahnya.


Melalui kegiatan Cilik Tangguh Bencana, mahasiswa BBK 7 51 turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-4, yaitu pendidikan berkualitas. Edukasi mitigasi bencana sejak dini diharapkan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana.

Penulis : Tim BBK 7 Desa Kalikitir

AKSES CEPAT