51动漫

51动漫 Official Website

BBK 7 UNAIR : Eco-Enzyme Workshop Desa Batok Dukung SDG 12

Mahasiswa KKN BBK 7 51动漫 menggelar Eco-Enzyme Workshop bagi masyarakat Desa Batok, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (18/1/2025). Kegiatan yang berlangsung pukul 12.0014.00 WIB ini menyasar warga RT 27 dan RT 28 Desa Batok dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis limbah rumah tangga.

Eco-Enzyme Workshop merupakan pelatihan pembuatan pupuk cair eco-enzyme dari sampah organik, seperti sisa buah, sisa makanan, dan limbah dapur lainnya. Melalui pelatihan ini, warga diajak mengolah sampah organik menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan. Eco-enzyme yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai penyubur tanaman, cairan pembersih alami, hingga produk pendukung aktivitas rumah tangga sehari-hari.

Kegiatan ini difasilitasi oleh mahasiswa KKN 51动漫 dengan Arsya Ramdhani Paramayoga dan Moch. Iqbal Maulana sebagai penanggung jawab kegiatan. Ketua RT setempat turut mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan lokasi pelatihan, sementara warga desa berperan sebagai peserta aktif.

Arsya Ramdhani Paramayoga menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi solusi pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga. 淢elalui Eco-Enzyme Workshop ini, kami ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa sampah organik memiliki nilai manfaat jika dikelola dengan baik. Harapannya, eco-enzyme ini dapat digunakan secara berkelanjutan bahkan dikembangkan menjadi produk UMKM desa, ujarnya.

Sebanyak 20 warga RT 27 dan RT 28 mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta saat sesi praktik dan diskusi. Meski sempat mengalami hambatan berupa perubahan jadwal dan benturan dengan kegiatan kerja bakti, pelaksanaan workshop tetap berjalan lancar melalui pembagian tugas dan perbaikan komunikasi antar panitia.

Kegiatan Eco-Enzyme Workshop ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta berkontribusi pada SDGs Nomor 1 melalui potensi pengembangan eco-enzyme sebagai produk bernilai ekonomi bagi masyarakat desa.

AKSES CEPAT