UNAIR NEWS – Mahasiswa BBK 7 51动漫 (UNAIR) Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik melaksanakan program Pelatihan Sensori Motorik Halus dan Kemandirian yang bertajuk Belajar Mandiri Bersama Kelompok Bermain Desa Pulopancikan bagi anak-anak di Kelompok Bermain (KB) Pulopancikan. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap mandiri sejak usia dini serta memberikan stimulasi perkembangan motorik halus sebagai salah satu aspek penting dalam menunjang proses tumbuh kembang anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kondusif, sekaligus mempererat interaksi antara anak dan pendamping. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan sholat dhuha sebagai bentuk pengenalan nilai-nilai religius kepada anak. Setelah waktu istirahat, anak-anak diajak menonton video edukatif tentang kemandirian yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai pentingnya melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan pada sesi utama, yaitu pelatihan motorik halus melalui aktivitas menempel kertas origami sesuai dengan bentuk dan warna yang telah disediakan. Kegiatan ini dirancang untuk melatih koordinasi antara tangan dan mata, meningkatkan fokus dan konsentrasi anak, serta memperkenalkan berbagai bentuk dan warna secara bertahap melalui metode pembelajaran yang interaktif, sederhana, edukatif, dan menyenangkan sesuai dengan usia anak..
Program ini melibatkan 18 anak usia 2 hingga 4 tahun yang mengikuti kegiatan dengan pendampingan dua guru KB Pulopancikan, Ibu Nova dan Ibu Nurul, serta mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51动漫. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Kelompok Bermain Pulopancikan, Kabupaten Gresik, dengan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, BBK 7 UNAIR turut berkontribusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education, dengan memberikan stimulasi pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan, serta berfokus pada pengembangan kemampuan sensori motorik halus dan kemandirian anak usia dini sebagai bekal awal proses pembelajaran.
Penulis: Kezia Tori Pratiwi dan Muhammad Ganiknow Tranadi
Editor: Aisyah Tri Hafsari





