51动漫

51动漫 Official Website

BEM FEB UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat bertajuk Social Action

Pengemudi Ojek Online yang tergabung dalam Koperasi Srikandi Roda Jatim melakukan foto bersama dalam acara Social Action (Foto: Gabriella Sianipar)

UNAIR NEWS Para pemimpin dunia telah sepakat membuat suatu rencana aksi global untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi perlindungan, hal tersebut tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam salah satu poinnya, SDGs mengangkat kesetaraan gender sebagai hal yang perlu diperjuangkan.

Melihat hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) 51动漫 (UNAIR) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk Social Action. Kegiatan yang mengangkat tema 淏reak the Stereotype, Everyone Can Do Anything” tersebut dilaksanakan pada Jumat (11/11) di Aula Aula Fajar Notonegoro.

淪ocial Action sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan jiwa sosial dan rasa kepedulian terhadap isu-isu sekitar tahun ini mengangkat tema tentang gender equality, jelas ketua pelaksana Social Action, Neny Mei Linawati.

Menurutnya, isu kesetaraan gender merupakan isu yang tidak bisa disepelekan karena dapat mempengaruhi pembangunan serta pertumbuhan ekonomi. Melihat itu, dengan meleknya masyarakat terhadap isu tersebut diharapkan dapat membangun perekonomian Indonesia menjadi lebih baik.

淜esetaraan gender memiliki dampak positif yang kuat terhadap PDB per kapita yang tumbuh dari waktu ke waktu. Adanya, perbaikan dalam kesetaraan gender akan menghasilkan tambahan pasar tenaga kerja yang akan menguntungkan baik perempuan maupun laki-laki, tambahnya.

Dalam kegiatannya, Social Action menggandeng Koperasi Srikandi Roda Jatim yang merupakan bagian dari Gerakan Sayang Ojek Online Perempuan. Mereka diberikan pelatihan berupa packaging dan public speaking guna mendukung produksi UMKM koperasi tersebut. selain itu, hadir pula Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang turut memberikan materi mengenai alternatif pendanaan bagi UMKM.

Usai kegiatan tersebut, diharapkan, diskriminasi gender tidak lagi terjadi, terutama bagi kaum perempuan. Meskipun begitu, kaum perempuan diharapkan menjadi manusia yang tumbuh mandiri dan mampu berdikari ditengah arus globalisasi. Kelak, para pengemudi ojek daring Wanita, juga mampu menghidupi keluarganya dengan berbagai cara.

淢asyarakat sekitar diharap mampu meningkatkan awareness mereka mengenai kesetaran gender, mampu bersaing dalam dunia kerja untuk meningkatkan ekonomi mereka tanpa melihat gender, tutupnya.

Penulis: Afrizal Naufal Ghani

Editor: Nuri Hermawan

AKSES CEPAT