UNAIR NEWS Tiga tahun berjalan, salah satu program kerja divisi pengabdian masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum 51动漫, Sekolah Bantaran Sungai (SBS), masih terus menelurkan kemajuan hingga kini.
Tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini SBS juga masih rutin dijalankan pada setiap Jumat di daerah bantaran Sungai Jagir Surabaya. Di dalam kegiatan SBS, semua anak didik diperbolehkan mengikuti kegiatan ini baik yang sedang duduk di bangku sekolah maupun tidak.
Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari berbagai jenjang. Mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Materi yang diajarkan juga setara dengan materi pengajaran yang mereka dapatkan di sekolah.
淜ita tidak mematok kriteria, baik anak yang sudah sekolah maupun tidak sekolah boleh belajar bersama di SBS, tutur Satya Adi selaku koordinator divisi pengabdian masyarakat BEM FH.
Untuk menambah semangat dan pengetahuan anak Sekolah Bantaran Sungai, BEM FH berencana untuk mengadakan belajar melalui kunjungan di tempat bersejarah seperti Tugu Pahlawan, Kebun Binatang Surabaya, maupun lainnya.
Selain mengadakan SBS, belum lama ini divisi pengabdian masyarakat BEM FH UNAIR juga telah melakukan program kerja donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia. Tak hanya itu, program kerja-program kerja siap dilaksanakan sesuai target mulai dari Bagi-bagi Sarapan kepada Orang yang Membutuhkan hingga Abdi Desa oleh BEM FH UNAIR.
淜emarin kami baru saja melaksanakan program kerja donor darah. Selanjutnya, ada program kerja bagi bagi sarapan bagi yang membutuhkan di Surabaya dan juga akan ada proker abdi desa dari BEM FH UNAIR, imbuh mahasiswa angkatan 2015 itu.
Diharapkan dengan adanya program SBS, para anak yang bergabung dapat menambah wawasan serta meningkatkan prestasi bagi yang bersekolah. Selain itu, dengan adanya program kerja semacam ini, para mahasiswa yang berkontribusi dapat menyalurkan ilmunya serta mengamalkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat yang sesuai dengan nama divisinya.
Penulis: Pradita Desyanti
Editor: Defrina Sukma S





