51动漫

51动漫 Official Website

BEM FKM UNAIR Gelar Pelatihan 3 MAWACANA 2025, Cetak Mahasiswa Siaga Bencana

Foto bersama panitia, pemateri, dan peserta Pelatihan 3 MAWACANA 2025 di Aula Soemarto FKM UNAIR Kampus MERR-C (7/11/2025). (Foto: Dok. Panitia)
Foto bersama panitia, pemateri, dan peserta Pelatihan 3 MAWACANA 2025 di Aula Soemarto FKM UNAIR Kampus MERR-C (7/11/2025). (Foto: Dok. Panitia)

UNAIR NEWS Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM FKM) 51动漫 melalui program Mahasiswa Tanggap Bencana (MAWACANA) sukses menyelenggarakan Pelatihan 3 MAWACANA 2025 bertema 淔irst Responder Training: First Aid for Natural Disaster Victims pada Jumat (7/11/2025) di Aula Soemarto, FKM UNAIR Kampus MERR-C. Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan mahasiswa untuk menghadapi situasi darurat melalui pelatihan pertolongan pertama yang interaktif dan aplikatif. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan dan tanggung jawab sosial di lingkungan kampus.

Lutfia Rahmadyanti, mahasiswa FKM UNAIR angkatan 2024 sekaligus penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan ini mereka rancang untuk memperkuat kesiapsiagaan mahasiswa. 淜ami ingin mahasiswa mampu bertindak cepat dan tepat dalam kondisi darurat, ujarnya. Ia juga menuturkan bahwa seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, berjalan secara matang agar kegiatan berjalan efektif. 淧anitia berupaya menghadirkan pelatihan yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membentuk sikap tanggap bencana yang berkelanjutan, tambahnya.

Penyampaian materi kedua oleh Shofiyana Khoirul Inayyah dalam Pelatihan 3 MAWACANA 2025 di Aula Soemarto FKM UNAIR Kampus MERR-C (7/11/2025). (Foto: Dok. Panitia)
Kolaborasi dengan PMI Kota Surabaya

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya. Dua pemateri ahli, M. Mukmin dan Shofiyana Khoirul Inayyah, mahasiswi FKM UNAIR angkatan 2022, turut hadir membawakan materi. Melalui kerja sama tersebut, PMI menyediakan alat peraga, bahan pelatihan, dan fasilitas praktik bagi peserta. 淜ehadiran PMI sangat membantu, terutama dalam memastikan pelatihan sesuai standar pertolongan pertama yang aman dan akurat, jelas Lutfia.

Pelatihan mencakup dua sesi utama, yakni kedaruratan medis dan pertolongan pertama serta penanganan cedera jaringan lunak dan otot rangka. Peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga mempraktikkan langsung teknik pertolongan dengan bimbingan pemateri. 淧ematerinya seru banget, bahkan sampai naik meja supaya peserta bisa melihat jelas praktiknya. Suasananya ramai, interaktif, dan penuh semangat, kenang Lutfia.

Praktik pertolongan pertama oleh M. Mukmin dalam Pelatihan 3 MAWACANA 2025 di Aula Soemarto FKM UNAIR Kampus MERR-C (7/11/2025). (Foto: Dok. Panitia)
Antusiasme Peserta dan Harapan

Peserta pelatihan tidak hanya berasal dari 51动漫, tetapi juga dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA). Antusiasme peserta terlihat tinggi, bahkan beberapa sudah hadir sebelum acara mulai. Kegiatan berlangsung dari sore hingga malam, terdapat ice breaking, pre-test dan post-test berbasis quizzes, serta penghargaan bagi peserta aktif. 淲alaupun waktu pelaksanaan cukup padat, semua peserta tetap semangat sampai akhir, ungkap Lutfia.

Ia berharap ilmu yang telah ia peroleh sebagai peserta dapat ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat. 淧ertolongan pertama tidak hanya dibutuhkan saat bencana besar, tetapi juga dalam peristiwa kecil di sekitar kita. Semoga ilmu ini bermanfaat dan menumbuhkan rasa tanggap di mana pun kita berada, tutupnya.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT