UNAIR NEWS – Public speaking merupakan keterampilan yang penting untuk mahasiswa miliki. 51动漫 (UNAIR) melalui sukses melaksanakan kegiatan Airlangga Mentoring Room (AMR) Volume Satu pada Sabtu (16/8/2025) di Ruang 3.08 Gedung Kuliah Bersama, Kampus Merr C.
Airlangga Mentoring Room (AMR) merupakan kelas khusus yang dirancang untuk membina mahasiswa secara bertahap melalui tiga rangkaian acara mentoring eksklusif. Pada volume pertama AMR berkolaborasi dengan Cakap Berbicara, sebuah platform pengembangan kemampuan public speaking anak muda.
Dalam sambutannya, Anggun Zifa Anindia selaku Presiden BEM UNAIR menyampaikan apresiasi kepada Cakap Berbicara sebagai mitra kolaborasi, serta peserta yang antusias hadir untuk mengembangkan keterampilan. Zifa juga mengungkapkan kegiatan ini masuk dalam program episentrum gerakan mahasiswa (BEM UNAIR) yang transformatif, sinergis, inklusif, dan proaktif, dengan lima misi strategis yang terkandung dalam kata HEBAT. Salah satu misi strategis tersebut adalah exceptional student development.
淗arapan kami, mahasiswa UNAIR dapat menemukan jati diri dan menjadi individu yang berprestasi, kompetitif, serta inovatif. Saya juga menitipkan pesan kepada Menteri Riset dan Keilmuan untuk membimbing mahasiswa menjadi ksatria yang berjuang melalui capaian prestasi, ujar Zifa.
Pentingnya Percaya Diri saat Public Speaking
Sesi pertama menghadirkan Ario Wibowo, produser dan presenter TVRI Jawa Timur. Ario menekankan bahwa public speaking adalah keterampilan wajib yang ada di setiap orang, bukan hanya presenter atau jurnalis. Kemampuan public speaking penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan mempengaruhi pengambilan keputusan.
淧ublic speaking adalah cara untuk mempengaruhi orang lain. Modal utamanya adalah percaya diri. Kalau belum percaya diri, berarti belum siap, jelas Ario.
Ario mengungkapkan public speaker tidak bisa menjadi ahli dalam waktu singkat, sehingga kemampuan harus diasah agar semakin berkembang. Salah satu cara yang bisa mahasiswa lakukan adalah mengambil setiap kesempatan berbicara, baik di dalam kelas maupun di forum organisasi, agar terbiasa menyampaikan pendapat di depan publik.
Teknik Persuasif untuk Meyakinkan Audiens
Sesi materi kedua disampaikan oleh Thor Athari, ia adalah mahasiswa fast-track program studi Teknik Biomedis sekaligus CEO dan Co-founder Cakap Berbicara. Thor menjelaskan bahwa komunikasi merupakan kunci, komunikasi berjalan dengan baik apabila seseorang dapat mempengaruhi audiens. Thor juga memberikan tips kepada peserta untuk memainkan emosi sebelum logika.
淢ainkan emosi, karena otak kita merespons cepat terhadap hal-hal yang memicu simpati. Manusia cenderung memproses informasi melalui tiga lapisan: emosi, insting, dan logika (neokorteks), jelas Thor.
Selain itu, Thor menyoroti pentingnya menyusun teks secara lengkap sebelum berbicara. Dalam menyampaikan pesan sebaiknya secara persuasif dan menggunakan gestur tubuh, sehingga dapat memberikan kesan ajakan kepada audiens. 淧ublic speaker hebat bukan sekadar bicara spontan. Mereka menyiapkan narasi, mengambil poin penting, lalu menentukan mana yang harus ditekankan dengan menggunakan gestur tubuh, ungkap Thor.
Nama: Kania Khansanadhifa Kallista
Editor: Ragil Kukuh Imanto





