n

51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Berbekal ™Bonek™, Imamul Huda Wisudawan Terbaik S-2 FISIP UNAIR

IMAMUL Huda Al Siddiq, saat ditemui news. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Semua orang memiliki cerita masing-masing tentang perjuangan dalam meraih suatu hal yang diharapkan. Imamul Huda Al Siddiq, M.Sosio., salah satunya. Wisudawan terbaik S-2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 51¶¯Âþ ini berkisah tentang awal perjuangannya menjadi mahasiswa. Berbekal bondo nekat atau œbonek itulah pria kelahiran Surabaya, 25 Desember 1990 ini, bisa merampungkan studi di UNAIR.

œKarena keinginan yang sangat kuat untuk belajar ke jenjang yang lebih tinggi, saya mendaftar S-2 dengan cara ˜bonek™. Belum punya cukup uang untuk mendaftar, saya nekat saja daftar. Pas waktunya bayar semester kadang bisa bayar kadang ndak bisa, ya begitulah, yang penting usaha dan halal, kata laki-laki yang akhirnya meraih IPK 3,75 ini.

Bermodalkan nekat, bekerja sambil kuliah pun menjadi pilihan yang harus dijalani. Tak hanya kuliah, di akhir semester III pun, pria dengan hobi mendengarkan musik Timur Tengah ini dipertemukan dengan jodohnya, suatu hal sebagai anugerah yang tiada tara sekaligus menjadi tantangan tersendiri.

œBerat jika dirasakan. Namun berat jadi ringan jika dirasa ringan. Ketika terkadang saya mulai merasa berat dan hampir putus asa, saya ingat kembali bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jadi, di tengah-tengah berbagai rintangan saya harus tetap berpikir positif, papar Siddiq.

Triknya menjadi wisudawan terbaik, ia punya cerita. Saat awal studi S-2 ia bertemu teman satu angkatan dari prodi berbeda. Di tengah obrolan, keduanya bertekad untuk bisa menjadi wisudawan terbaik saat lulus.

œDulu kami sama-sama sepakat melakukan kompetisi menjadi lulusan terbaik, ketika mengucapkan ˜deal™, entah mengapa hati saya sangat yakin. Subhanallah begitu dahsyat kekuatan iman itu, berawal dari suatu impian yang kita imani, kami berdua sama-sama menjadi wisudawan terbaik, hanya saja dia satu semester lebih awal dari saya, kenangnya mengakhiri. (*)

Penulis: Nuri Hermawan
Editor: Defrina Sukma S

AKSES CEPAT