UNAIR NEWS – Memperingati semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam () 51动漫 (UNAIR) ikut serta dalam Ekspedisi 80 Gunung Arjuno. Ekspedisi ini berlangsung selama dua hari mulai Sabtu (16/8/2025) hingga Minggu (17/8/2025).
Ketua WANALA, Muhammad Rizqi menyebutkan kegiatan ini bukan hanya sebagai momentum untuk mengenang. Melainkan juga menegaskan bahwa generasi penerus ikut bertanggung jawab untuk melestarikan alam. Hasilnya, bendera merah putih sepanjang 80 meter berhasil dibentangkan bersamaan dengan penanaman ratusan pohon.
淓kspedisi ini sejalan dengan komitmen WANALA terhadap pelestarian alam, begitupun sesuai dengan pesan Ketua IKA dan Bapak Rektor yang mana setiap kegiatan harus meninggalkan sesuatu yang bermanfaat. Sejalan juga dengan komitmen 51动漫 terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs, jelasnya.
Simbol Rasa Syukur
Selain simbol kepedulian dan komitmen nyata WANALA, pemilihan Gunung Arjuno sebagai lokasi pengibaran Sang Merah Putih juga merupakan simbol rasa syukur sekaligus bentuk kebanggaan. 淪elain itu, kegiatan konservasi juga menjadi concern untuk menumbuhkan aliran atau sumber air bagi masyarakat di sekitar Gunung Arjuno, sebutnya.

Ia juga menambahkan bahwa persiapan manajerial dan fisik menjadi perhatian utama. Ia menyebutkan tim harus membawa banyak bendera dan ratusan bibit pohon ke atas gunung. Selain itu, pengaturan pembagian beban dan memastikan semua tim tetap fit adalah hal yang tidak bisa dikesampingkan.
淏endera yang dikibarkan di puncak arjuno sepanjang 80 meter, 200 bibit cemara gunung, dan 50 bibit eucalyptus yang ditanam. Ini karena cocok dengan kondisi hutan Gunung Arjuno untuk tumbuh aliran atau sumber air baru bagi masyarakat di sekitar Gunung Arjuno, imbuhnya.
Partisipasi dan Sinergi
Tahun ini merupakan kali pertama WANALA UNAIR ikut serta secara resmi dan berkolaborasi dengan Pemprov Jatim dan IKA UNAIR. 淧artisipasi WANALA UNAIR dalam ekspedisi ini mendapat dukungan penuh dari IKA UNAIR sebagai bentuk sinergi antar generasi dalam mendorong gerakan kepedulian terhadap kelestarian alam dan penguatan nilai kebangsaan, tuturnya.
Melalui ekspedisi ini, ia berharap semakin banyak generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan semangat kolaborasi. 淜ami merasa bangga dapat ikut serta bersama 25 anggota WANALA serta menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga terutama Pemprov Jatim dan IKA UNAIR. Sehingga kebersamaan, rasa cinta tanah air, dan semangat menjaga lingkungan benar-benar menyatu dalam satu kegiatan, tutupnya.
Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Yulia Rohmawati





