Tim peneliti dari 51动漫 bersama BRIN dan mitra internasional berhasil melakukan penangkaran pertama yang terdokumentasi secara ilmiah terhadap ikan hias endemik Kalimantan yang sangat terancam punah, Betta hendra.
Betta hendra adalah salah satu spesies ikan hias yang hanya ditemukan di rawa gambut Kalimantan Tengah. Habitat alaminya yang sangat sempit, kurang dari 10 km虏, terus terancam akibat kebakaran hutan, alih fungsi lahan, dan penangkapan liar untuk perdagangan akuarium. Ikan ini bahkan telah masuk dalam kategori Critically Endangered menurut IUCN Red List.
Dalam penelitian yang dilakukan di Depok, Jawa Barat, ikan Betta hendra liar dikumpulkan dari habitat aslinya dan dibudidayakan dalam akuarium dengan kondisi air menyerupai lingkungan gambut. Penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa Betta hendra dapat tumbuh dan berkembang biak dalam kondisi buatan, sekaligus membuka jalan bagi konservasi ex situ (di luar habitat alami).
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ikan jantan tumbuh lebih cepat dibandingkan betina karena mereka aktif membangun sarang gelembung dan merawat telur hingga menetas. Sarang ini menjadi tempat aman bagi telur dan larva hingga usia 18 hari. Namun, kehadiran jantan setelah larva menetas justru dapat menghambat pertumbuhan karena persaingan pakan, sehingga disarankan agar jantan dipindahkan setelah penetasan.
Selain keberhasilan reproduksi, penelitian ini juga memberikan informasi penting mengenai pertumbuhan larva, tingkat penetasan, hingga strategi pakan awal menggunakan Artemia. Penelitian ini menjadi dasar penting bagi pengembangan konservasi ikan hias endemik lainnya. Dalam jangka panjang, koloni hasil penangkaran ini dapat menjadi sumber untuk reintroduksi ke alam liar, serta mendukung konservasi genetik spesies asli Indonesia.
Penulis: Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si.
Priyadi, A., Lukman, Nur, B., Marzuqi, M., Said, D.S., Cindelaras, S., Murniasih, S., Permana, A., Quy岷縩, N.N., M眉ller, T., Budi, D.S., 2025. First captive breeding report of critically endangered wild Betta hendra. Aquat. Conserv. Mar. Freshw. Ecosyst. 35, e70186.





