Cassia spectabilis adalah tanaman asli Amerika Tengah dan bagian Utara dari Amerika Selatan, namun telah banyak ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Tanaman yang dikenal sebagai yellow cassia atau popcorn tree ini memiliki bunga berwarna kuning yang cantik dan pohon rindang sehingga banyak digunakan sebagai tanaman hias. Studi fitokimia dari Cassia spectabilis telah dilakukan sejak pertengahan tahun 1970 yang berhasil mengungkapkan adanya lebih dari 350 molekul dari tanaman ini baik dari bagian daun, batang, buah dan akar. Tanaman ini diketahui mengandung senyawa alkaloid piperidin dan triterpene pentasiklik yang menunjukkan berbagai aktivitas biologis.
Penelitian yang kami lakukan fokus pada potensi dari ekstrak daun dan batang C. spectabilis sebagai antioksidan dan antikolinesterase dalam hubungannya untuk pengobatan penyakit Alzheimer. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode ABTS dan DPPH sedangkan uji antikolinesterase dilakukan secara enzimatis terhadap enzim asetilkolinesterase (AChE) dan butirilkolinesterase (BChE), selain itu juga dilakukan pengukuran kadar fenol total pada ekstrak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun dan batang C. spectabilis memberikan efek penghambatan yang signifikan terhadap enzim AChE dan BChE dengan nilai IC50 masing-masing 24,3 dan 9,8 g/mL untuk daun dan 58,6 dan 47,8 g/mL untuk batang. Ekstrak juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang sedang dibandingkan dengan asam galat standar. Adanya kandungan senyawa fenolik dalam sampel dapat berkontribusi pada potensi antioksidan sampel. Sedangkan kandungan senyawa non-fenolik, seperti alkaloid dapat bertanggung jawab atas aktivitas antikolinesterase dari ekstrak.
Penulis: Dr. Suciati
Informasi lebih lanjut dapat dlihat pada publikasi kami di:





