51动漫

51动漫 Official Website

Cerita Mahasiswi S3 UNAIR Lakukan Penelitian di Kanada

Lia Febria Lina, mahasiswi S3 UNAIR yang sedang jalani studi di Dalhousie University, Kanada (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mengenyam pendidikan tinggi merupakan suatu privilese bagi seseorang. Ini juga yang menjadi motivasi Lia Febria Lina, mahasiswi 51动漫 (UNAIR), untuk terus belajar hingga ke Kanada. Saat ini, Lia sedang menjalani studi di Kanada dengan program Canada-ASEAN Scholarships and Educational Exchanges for Development (SEED). Ia berhasil lolos di Department of Business and Social Sciences, Dalhousie University, Kanada.

淢elanjutkan program doktor merupakan bentuk dukungan untuk menunjang tujuan karier jangka panjang saya, yaitu menjadi seorang dosen. Sebagai dosen penting untuk meningkatkan keilmuannya, kualitas riset, pengalaman akademis, dan networking. Saya pribadi sangat senang untuk belajar hal baru, bergabung dalam forum ilmiah, seperti mengikuti conference baik nasional dan internasional, ungkap Lia. 

沦别产补驳补颈 international visiting research student saya melakukan penelitian tentang perbandingan perilaku konsumen membuang sampah makanan antar negara atau food waste behavior, paparnya. Bagi Lia, penelitian ini memiliki urgensi tersendiri sebab Indonesia tercatat sebagai negara berkembang dengan penghasil sampah terbanyak di ASEAN. 

Di sisi lain, angka kemiskinan di Indonesia juga masih tinggi. Hal ini menandakan adanya kesenjangan yang besar antara kemiskinan dan food waste. Namun, kesenjangan ini pada dasarnya tidak terbatas hanya pada negara berkembang saja, melainkan negara maju juga dapat mengalami hal serupa. Menurut Lia, untuk mengatasi masalah ini perlu ada perubahan dari berbagai pihak termasuk perilaku konsumen dan ritel, seperti supermarket dan sektor jasa makanan. 

淧enelitian saya berfokus pada perilaku konsumen dan melakukan analisis perbandingan perilaku konsumen antar negara, Indonesia sebagai negara berkembang dan Kanada sebagai negara maju, kata Lia. 

Lai mengharapkan penelitiannya dapat memberikan perspektif global tentang masalah sampah makanan. Ia juga berharap dapat memberi wawasan baru untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mengurangi sampah makanan. Penelitian ini juga penting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 12 yang terkait dengan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Penulis: Afifah Alfina

Editor: Edwin Fatahuddin

AKSES CEPAT