51动漫

51动漫 Official Website

Cetak Pemimpin Muda, FIKKIA UNAIR Gelar LKMM-TD

Sesi penyerahan sertifikat penghargaan kepada narasumber Faisal Fikri, drh MVet (Kanan) oleh wakil presiden BEM FIKKIA Nikita prita (kiri). (Foto: UKIP FIKKIA)
Sesi penyerahan sertifikat penghargaan kepada narasumber Faisal Fikri, drh MVet (Kanan) oleh wakil presiden BEM FIKKIA Nikita prita (kiri). (Foto: UKIP FIKKIA)

UNAIR NEWS Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) 51动漫 (UNAIR) Banyuwangi sukses menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) tahun 2025. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIKKIA UNAIR melalui Kabinet Cakrawala.

Sebagai agenda tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan mahasiswa, pelatihan ini digelar selama tiga hari, yakni pada Sabtu (31/5/2025), Minggu (1/6/2025), dan Sabtu (14/6/2025). Seluruh rangkaian acara dilaksanakan di Kampus Mojo dan diikuti oleh sebanyak 50 peserta.

Ketua Pelaksana Moh. Alqonief Doelfif menyampaikan LKMM-TD merupakan bagian dari rangkaian pembinaan keterampilan kepemimpinan mahasiswa yang terbagi ke dalam empat jenjang. Yaitu, tingkat Pra-Dasar, Dasar, Menengah, dan Lanjutan. Fokus dari LKMM-TD adalah memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai keterampilan dalam menyusun, mengelola, dan menyelenggarakan kegiatan kemahasiswaan secara terstruktur dan sistematis.

Selain itu, LKMM-TD juga memiliki tujuan untuk membekali para calon maupun pengurus organisasi mahasiswa (ORMAWA) serta komunitas minat dan bakat (KOMIKAT) di FIKKIA UNAIR dengan kemampuan soft skill dan hard skill. 淢ahasiswa perlu memiliki keterampilan manajerial baik dari aspek soft skill maupun hard skill, karena mereka adalah generasi intelektual muda yang nantinya akan menjadi aset berharga bagi bangsa, ujarnya.

Sementara itu, Faisal Fikri drh MVet menyoroti analisis SWOT sebagai alat evaluasi dan penentu strategi organisasi. Ia menjelaskan tentang identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dapat menjadi pijakan dalam merumuskan program kerja yang relevan dan efektif.

淧enentuan program kerja yang tepat tidak hanya berasal dari ide, tetapi dari analisis kebutuhan, keberlanjutan program, dan partisipasi aktif mahasiswa serta stakeholder, ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya indikator kinerja dalam menilai keberhasilan program, termasuk output, outcome, dan keberlanjutannya.

Di akhir sesi, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno per kelompok, yang mana masing-masing tim mempresentasikan rancangan usulan kegiatan yang telah disusun berdasarkan materi sebelumnya. Momen ini menjadi ruang praktik langsung bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh. Sebagai penutup, diumumkan hasil presentasi terbaik dari masing-masing kelompok, yang menjadi bentuk apresiasi atas ide, kerja tim, dan kemampuan manajerial peserta selama pelatihan.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT