51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Chlorella vulgaris-Mediasi Sintesis Nanosilver dengan Sintesis dengan Agent Capping Kitosan

Nanopartikel banyak digunakan karena kesederhanaannya, tidak beracun, biaya produksi rendah, bebas polutan, dan ramah lingkungan. Nanosilver dihasilkan dari reaksi tiga komponen reaktan, termasuk prekursor logam perak nitrat dalam larutan air, zat pereduksi, dan penstabil.  Untuk membuat nanopartikel logam, ion logam harus diubah menjadi nanopartikel logam oleh reduktor yang digunakan oleh reagen kimia; proses ini memerlukan penggunaan bahan kimia yang berbahaya dan agresif. Sintesis merupakan proses yang mahal, memerlukan peralatan khusus, mengandung risiko menggunakan bahan yang mudah terbakar dan beracun, dan melibatkan proses yang menantang untuk meningkatkan skala. melalui teknik fisikokimia yang efektif tetapi rumit ini. Oleh karena itu, sintesis hijau dengan ekstrak biologis telah muncul. Sintesis hijau nanosilver menggunakan mikroalga adalah teknik yang ramah lingkungan dan baru muncul.

Penelitian kali ini bertujuan untuk mensintesis nanosilver dengan capping agent kitosan dari mikroalga Chlorella vulgaris. Ekstrak alga C.vulgaris dibuat dengan variasi 3,0 g/L, 5,0 g/L, dan 6,0 g/L. Sebagai perbandingan, kami menggunakan sintesis nanosilver menggunakan NaBH4. Ekstrak alga diolah dengan larutan perak nitrat untuk mensintesis nanosilver dengan zat penutup kitosan. Nanosilver yang terbiosintesis dikarakterisasi dengan spektroskopi UV-Visual, penganalisis ukuran partikel (PSA), SEM, dan EDS.

Hasil menunjukkan bahwa nanosilver berhasil disintesis dengan hasil Spektroskopi UV-Visual pada panjang gelombang 400 nm. Analisis EDS menunjukkan adanya logam perak pada hasil sintesis pada 3 kV. Particle Size Analyzer (PSA) menegaskan bahwa nanosilver yang dihasilkan dengan menambahkan C.vulgaris sebesar 3,0, 5,0, dan 6,0 g/L menghasilkan distribusi ukuran partikel masing-masing dari 57,8 nm “ 462 nm, 17,2 nm “ 97,2 nm, dan 28,9 nm “ 81,8 nm. Lebih tinggi jika dibandingkan dengan sintesis nanosilver menggunakan NaBH4, sehingga menghasilkan distribusi ukuran partikel dari 2,26 nm hingga 171,9 nm. Dipastikan bahwa penambahan C.vulgaris sebesar 5,0 dan 6,0 g/L telah berhasil membuat nanosilver.

Penulis: Prof. Dr. Gunanti Mahasri, Ir., M.Si

Informasi lebih detail dari penelitian ini dapat ditemukan pada jurnal ilmiah pada Jurnal berikut ini:

Heru Suryanto1,*, Uun Yanuhar2, Ahmad Atif Fikri1, Gunanti Mahasri3, 2023. Chlorella vulgaris-Mediated Nanosilver Synthesis with Chitosan Capping Agen. Evergreen Joint Journal of Novel Carbon Resource Sciences & Green Asia Strategy , 10 (1): 9p, March, 2023.

AKSES CEPAT