51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Coccidiosis Pada Sapi Perah, Penyebab Turunnya ProduksiSusu

Ilustrasi Sapi Perah (sumber: sentulfresh)
Ilustrasi Sapi Perah (sumber: sentulfresh)

Koksidiosis, yang disebabkan oleh Eimeria spp., merupakan infeksi protozoa yang menyebar dengan cepat pada saluran pencernaan sapi. Koksidiosis memerlukan perhatian semua pihak, termasuk pemerintah, karena penyakit ini masih terabaikan dan berdampak pada produksi susu dan daging, serta berpotensi membahayakan ketahanan pangan dan gizi. Penyakit ini sering ditemukan di peternakan dengan sistem manajemen yang buruk, sanitasi kandang yang tidak memadai, dan kondisi lingkungan yang kurang optimal. 

Sampel feses segar dikumpulkan dari 100 sapi perah. Pemeriksaan mikroskopis dilakukan untuk mendeteksi Eimeria menggunakan flotasi, dilanjutkan dengan karakterisasi molekuler Eimeria spp. patogenik dengan Polymerase Chain Reaction.  menargetkan daerah Internal Transcribed Spacer 1 (ITS-1) gen RNA ribosomal.

Analisis secara mikroskopis menunjukkan 47 sampel dinyatakan positif mengandung oosit Eimeria spp., diidentifikasi lima spesies Eimeria yang berbeda. Karakterisasi molekuler menggunakan metode PCR konvensional, Eimeria bovis (238 bp) bersifat patogenik diperoleh dengan menggunakan gen ITS-1 pada sapi perah yang berlokasi di Grati-Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia.

Berdasarkan temuan ini, program diseminasi mengenai koksidiosis harus disampaikan kepada peternak dan dokter hewan untuk tindakan yang efektif dan efisien guna mencegah atau menyembuhkan penyakit tersebut. Langkah-langkah biosekuriti antara peternak tradisional harus diperkuat untuk mengendalikan penularan Eimeria spp. pada sapi perah.

Naskah lengkap terbit di Open Veterinary Journal 15(4): 1549-1556

Doi: dengan judul: Bovine coccidiosis and molecular characterization of pathogenic Eimeria species in dairy cattle on GratiPasuruan, East Java, Indonesiadan dapat  diunduh di

AKSES CEPAT