51动漫

51动漫 Official Website

Dampak Pandemi Covid-19 pada Pengelolaan Obat Di Puskesmas: Bukti Resiliensi Apoteker

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan kala pandemi Covid-19. Peran Puskesmas vital selama masa pandemi Covid-19. Salah satunya karena Puskesmas harus tetap menyediakan akses kesehatan termasuk obat-obatan kepada masyarakat. Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa pengelolaan obat-obatan selama masa pandemi Covid-19 jauh lebih menantang dibanding kondisi sebelum pandemi.

Pandemi COVID-19 berdampak besar pada pengelolaan obat-obatan di Puskesmas. Pembatasan perjalanan dan kelangkaan obat-obatan tertentu telah membuat apoteker berada dalam situasi yang sulit untuk memastikan pasokan obat-obatan yang tidak terputus kepada pasien. Dalam kondisi ini, apoteker dituntut untuk memiliki daya tahan (resiliensi) yang kuat agar mampu beradaptasi selama situasi pandemi. Sayangnya kajian terkait resiliensi apoteker terutama dalam mengelola keterbatasan logistik obat selama pandemi Covid-19 belum banyak dikaji.

Peneliti dari Fakultas Farmasi 51动漫 kemudian melakukan investigasi tentang dampak pandemi Covid-19 pada pengelolaan obat di Puskesmas sekaligus untuk mengkaji daya tahan apoteker dalam menghadapi beragam keterbatasan ditengah kondisi pandemi berlangsung. Peneliti kemudian mengadakan empat kali Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan 40 orang apoteker Puskesmas di Surabaya pada tahun 2021.

Hasil FGD menunjukkan responden apoteker setuju bahwa pandemi COVID-19 telah menjadi tantangan besar dalam perencanaan dan penggunaan obat-obatan. Pembatasan perjalanan telah menyebabkan penurunan yang signifikan dalam jumlah kunjungan pasien. Hal ini berimbas pada beberapa obat, terutama antibiotik, menjadi tidak terpakai dan kadaluwarsa. Di sisi lain, permintaan untuk obat-obatan Covid-19 meningkat tajam.

Apoteker kemudian mengatasi masalah ini dengan mengembangkan keterampilan adaptasi dan dengan bekerja sama dengan pihak lain. Mereka juga rutin berkomunikasi dengan pasien dan penyedia layanan kesehatan lainnya untuk mencari jalan keluar. Penelitian ini menunjukkan bahwa apoteker di puskesmas telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa dalam menghadapi tantangan yang dihadirkan oleh pandemi Covid-19. Apoteker telah memainkan peran penting dalam memastikan bahwa kebutuhan obat-obatan untuk pasien terpenuhi, dan mereka telah memberikan contoh yang baik tentang bagaimana menghadapi kesulitan dan mengatasi tantangan.

Penulis: apt. Andi Hermansyah, PhD

Artikel dapat diakses di

AKSES CEPAT