51动漫

51动漫 Official Website

Daun Nangka dan Nanopartikel: Inovasi Hijau dalam Terapi Kanker Payudara

Dalam era sains modern, pencarian solusi terapi kanker yang efektif dan ramah lingkungan menjadi semakin penting. Salah satu pendekatan baru yang menarik perhatian ilmuwan adalah sintesis hijau nanopartikel, yaitu metode pembuatan partikel berukuran sangat kecil (nanopartikel) menggunakan bahan alami sebagai agen pereduksi dan penstabil. Dalam studi terbaru, peneliti menggunakan ekstrak daun nangka (Artocarpus heterophyllus) untuk mensintesis nanopartikel perak (AgNPs) dan emas (AuNPs), serta mengevaluasi potensi keduanya dalam membunuh sel kanker payudara (MCF-7).

Dengan memanfaatkan ekstrak air daun nangka, para peneliti berhasil membentuk nanopartikel perak dan emas tanpa bahan kimia berbahaya. Warna larutan yang berubah menjadi coklat (AgNPs) dan ungu keemasan (AuNPs) menjadi indikator awal keberhasilan sintesis. Proses ini dikonfirmasi melalui berbagai teknik ilmiah seperti UV-Vis spektroskopi, TEM, FTIR, XRD, dan analisis ukuran partikel, yang menunjukkan bahwa AgNPs berbentuk bulat dengan ukuran rata-rata 12,75 nm, sedangkan AuNPs memiliki bentuk menyerupai pentagon dengan ukuran lebih besar, sekitar 109,26 nm.

Hasil mengejutkan ditemukan saat nanopartikel ini diuji terhadap sel kanker payudara MCF-7. Nanopartikel perak (AgNPs) menunjukkan aktivitas antikanker yang kuat, dengan nilai IC50 (konsentrasi yang dibutuhkan untuk membunuh 50% sel) sebesar 124,63 碌g/mL dalam 48 jam, dan turun drastis menjadi 54,98 碌g/mL dalam 72 jam. Sebaliknya, nanopartikel emas (AuNPs) hampir tidak menunjukkan efek toksik, sehingga lebih cocok untuk penghantaran obat daripada sebagai agen pembunuh sel kanker. AgNPs tidak hanya menghentikan pertumbuhan sel kanker, tapi juga menyebabkan katastrofi mitotik攌ondisi saat sel gagal membelah dengan benar karena kerusakan DNA, dan akhirnya mati. Peneliti juga menemukan peningkatan jumlah sel dengan kandungan DNA melebihi normal (>4N), menandakan gangguan besar dalam mekanisme pembelahan sel.

Lebih dari itu, AgNPs mampu menurunkan ekspresi beberapa gen onkogen penting, seperti: MYC dan Cyclin D1 (CCND1): pengatur utama siklus sel. HER2: gen yang sering ditemukan berlebih pada kanker payudara agresif. COX-2: gen terkait peradangan yang mendukung pertumbuhan kanker. miR-622: mikroRNA yang terlibat dalam kelangsungan hidup dan kematian sel kanker. Penurunan ekspresi gen-gen ini menunjukkan bahwa AgNPs bekerja bukan hanya pada permukaan sel, tapi masuk hingga ke tingkat molekuler, mematikan jalur-jalur kehidupan sel kanker.

Ukuran partikel memainkan peran penting dalam efektivitas terapi. Nanopartikel perak yang lebih kecil mudah menembus membran sel, menyebabkan stres oksidatif, dan merusak struktur sel. Sebaliknya, nanopartikel emas yang lebih besar dan inert cenderung kurang reaktif. Perbedaan ini juga dapat dijelaskan oleh peran senyawa bioaktif daun nangka, seperti flavonoid dan polifenol, yang berfungsi sebagai agen reduksi dan pelindung dalam proses pembentukan partikel.

Meski hasilnya sangat menjanjikan, penelitian ini baru dilakukan pada sel kanker di laboratorium. Tahapan berikutnya adalah uji hewan (in vivo) untuk mengetahui bagaimana nanopartikel ini menyebar, bertahan, dan dibuang oleh tubuh. Peneliti juga perlu menilai keamanan jangka panjang, kemungkinan efek samping, serta menyusun standar produksi yang konsisten agar dapat diterapkan secara klinis.

Penelitian ini menunjukkan bahwa nanopartikel perak yang disintesis menggunakan daun nangka tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi luar biasa sebagai terapi kanker payudara. Dengan kemampuan menurunkan gen-gen kanker utama dan memicu kematian sel secara selektif, AgNPs menjanjikan pendekatan terapi yang lebih aman dan efisien. Sementara itu, AuNPs mungkin akan lebih cocok dikembangkan sebagai sistem penghantar obat karena sifatnya yang tidak toksik. Kombinasi keduanya berpotensi menjadi duo andalan dalam pengobatan kanker di masa depan.

Penulis: Firli Rahmah Primula Dewi, S.Si., M.Si., Ph.D.

Informasi detail tulisan ini dapat dilihat di:

AKSES CEPAT