51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Determinan Risiko Kematian di Antara Pasien Indonesia dengan COVID-19

Foto by detikNews

Risiko kematian novel coronavirus disease 19 (COVID-19) masih menjadi perhatian global. Khusus di Indonesia, pasien berusia 18“59 tahun memiliki risiko kematian yang tinggi akibat COVID-19. Dalam penelitian ini, kami menganalisis faktor penentu risiko kematian di antara pasien yang terkonfirmasi COVID-19.

Analisis data sekunder dari dasbor COVID-19 Indonesia, pelacakan kasus COVID-19 dari April 2020 hingga Mei 2021 dilakukan. Data 22.314 pasien COVID-19 berusia 18“59 tahun dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji chi-square, dan regresi logistik biner untuk mendapatkan adjusted odds ratios (AORs) dengan interval kepercayaan (CIs) 95%.

Faktor yang terkait dengan risiko kematian yang dikonfirmasi di antara pasien berusia 18“59 tahun dengan COVID-19 termasuk bertambahnya usia (AOR = 1,08; 95% CI = 1,07“1,09), dirawat di rumah sakit dan dengan dukungan ventilator (AOR = 130,75; 95% CI = 69.03“247.63), memiliki penyakit berat (AOR = 15.24; 95% CI = 11.51“20.17), dan riwayat perjalanan (AOR = 1.36; 95% CI = 1.13“1.63).

Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan risiko kematian akibat COVID-19 dikaitkan dengan bertambahnya usia, dukungan ventilator selama rawat inap, berkembangnya penyakit parah, dan memiliki riwayat perjalanan. Hal ini menunjukkan bahwa strategi kuratif harus diperkuat dengan fokus pada perbaikan tata kelola klinis dengan memprioritaskan pasien dengan variabel di atas.

Penulis: Ferry Efendi, Joni Haryanto, Eka Mishbahatul Mar’ah Has, Makhfudli Makhfudli, Retno Indarwati, Heri Kuswanto, Joni Wahyuhadi, Makhyan Jibril Al Farabi, Ken Hok Man Ho

Link Jurnal: https://f1000research.com/articles/11-814

AKSES CEPAT