UNAIR NEWS Cakra Studi Global Strategis (CSGS) Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 51动漫 mengadakan rangkaian kajian ilmiah secara rutin mengenai isu politik regional maupun internasional. Kajian ini diadakan oleh pengajar dan mahasiswa Departemen HI dengan menghadirkan pakar sesuai bidang.
淐SGS Lecturer Series ini menjadi agenda rutin dan terbuka untuk umum pada semester ini, Minggu ini kita membahas pendekatan post-strukturalisme dalam analisis kebijakan luar negeri. Minggu selanjutnya ada pembahasan mengenai jihad selfie, papar A. Safril Mubah, staf pengajar HI.
Pada Rabu (31/8), isu menarik berupa hubungan Rusia terhadap Cina pun turut dikaji. Kajian berjudul 淎 Post-structuralism Approach to Foreign Policy Analysis: Rethinking Russia檚 Identity towards China (2010 2016) turut dikupas oleh Radityo Dharmaputra. Radityo adalah dosen dan peneliti HI UNAIR yang kini menempuh studi di Universitas Tartu, Estonia. Ia dihadirkan untuk berbagi keilmuannya mengenai studi kebijakan luar negeri, Rusia, dan Eropa Timur.
淜ajian mengenai identitas Rusia terhadap Cina ini menarik untuk dibahas. Ada dinamika perubahan kebijakan yang terjadi antar keduanya, baik dilihat dari pemimpin negaranya tepatnya dari kondisi pasca kasus Krimea, tutur Radityo.
Radityo juga menyinggung persoalan Rusia Timur Jauh (RFE) atau wilayah Rusia yang berada di bagian paling timur. Dalam penjelasannya pula, ia memaparkan bahwa ada identitas yang berbeda dari wilayah Vladivostok (Rusia bagian timur) dengan Moskow atau Petersburg (Rusia bagian barat).
淎da perdebatan menarik mengenai RFE yang sangat berdekatan dengan Asia Timur. Apakah wilayah tersebut menjadi bagian dari Eropa ataukah bagian dari Asia, tambahnya.
Diskusi menarik itu dihadiri oleh sejumlah dosen dan mahasiswa baik dari UNAIR maupun luar UNAIR. Agenda diskusi CSGS selanjutnya juga tidak kalah menarik, yakni ulasan mengenai topik perekrutan jaringan teroris melalui media sosial. Diskusi 淛ihad Selfie rencananya akan dipandu oleh Noor Huda Ismail, pembuat film dokumenter Jihad Selfie dan kandidat doktor Universitas Monash, Australia.
Penulis : Ahalla Tsauro
Editor: Defrina Sukma S.





