51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Dukung Gerakan Pangan Mandiri untuk Membangun Desa Tahan Pangan MahasiswaBBK-KKN 7 Desa Wringinrejo Turut Serta dalam Rekonstruksi Kolam dan Penebaran Bibit Ikan

Mahasiswa BBK-KKN 7 Membantu Pembuatan dan Pemasangan Perforated Pipe pada Minggu (25/1/26) (Foto: Theophilia Kezia Lily Panjaitan)

UNAIR NEWS“ Dalam upaya mendukung Gerakan Pangan Mandiri sekaligus mewujudkan desa yang tahan pangan, mahasiswa BBK-KKN 7 Desa Wringinrejo turut ambil bagian dalam kegiatan rekonstruksi kolam ikan dan penebaran bibit ikan bersama perangkat desa setempat pada Minggu (25/1/26) dan Senin (26/1/26). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal.


Kolam ikan yang terletak pada taman Siti Ganjaran, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi sebelumnya merupakan kolam pancingan yang sering digunakan untuk kegiatan lomba mancing dari warga setempat. Namun pada tahun ini kolam tersebut dialih-fungsikan sebagai kolam budidaya untuk mendukung gerakan pangan mandiri.

Kegiatan rekonstruksi kolam dilakukan dengan pembuatan serta pemasangan perforated pipe dan pompa air untuk meningkatkan kadar oksigen pada kolam budidaya. Setelah kolam siap digunakan, dilakukan penebaran bibit ikan dimulai dari ikan nila, gurame dan juga ikan lele.


œPadat tebar buat ikan nila menggunakan sistem intensif sekitar 6.000 ekor bibit nila dengan ukuran 7-8 cm. Bibit ikan nilanya diambil dari Balai Benih Ikan yang ada di Genteng. Maka dari itu, diperlukan pemasangan pompa air yang dapat membantu oksigen di kolamnya. Ungkap Pak Fahmi selaku konsultan dari Dinas Perikanan Banyuwangi.


œAdanya kolam di Siti Ganjaran ini bisa jadi alternatif ketahanan pangan yang nantinya hasil dari budidaya akan diperjual-belikan di pasar terdekat dan kemungkinan besar hasil penjualan akan dikelola oleh BUMDES Ucap pak Wiji selaku penanggung-jawab kolam budidaya di Taman Siti Ganjaran.


Kegiatan rekonstruksi kolam dan penebaran bibit ikan ini memiliki tujuan yang selaras dengan poin SDGs 2 Tanpa Kelaparan dan SDGs 17 Kemitraan untuk Tujuan. Kolaborasi antara mahasiswa, stakeholder dan pemerintah desa dapat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Diharapkan, melalui program sederhana namaun berdampak ini, Desa Wringinrejo dapat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya serta mampu menjadi contoh desa yang tangguh dan berdaya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.

Penulis: Sabitha Helmi

AKSES CEPAT