51动漫

51动漫 Official Website

Dukung SDG 12 dan 13, BBK 7 UNAIR Dorong Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Desa Sukorejo melalui Program POC dan Hidroponik Self-Watering

Ibu-ibu PKK Desa Sukorejo antusias mengikuti rangkaian kegiatan pemanfaatan sampah rumah tangga melalui program POC dan hidroponik self-watering yang diinisiasi oleh mahasiswa BBK 7 51动漫.
Ibu-ibu PKK Desa Sukorejo antusias mengikuti rangkaian kegiatan pemanfaatan sampah rumah tangga melalui program POC dan hidroponik self-watering yang diinisiasi oleh mahasiswa BBK 7 51动漫 (Foto:Dok.Tim).

UNAIR NEWS – Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu tantangan lingkungan di Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Sampah organik dari aktivitas dapur sehari-hari umumnya belum dimanfaatkan secara optimal, sementara sampah anorganik seperti botol plastik masih berpotensi menambah timbunan limbah jika tidak dikelola dengan baik. Menanggapi kondisi tersebut, mahasiswa BBK 7 51动漫 melaksanakan program kerja Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga sebagai Pupuk Organik Cair (POC) dan Media Tanam Hidroponik Self-Watering pada 14 Januari 2025 di Desa Sukorejo.

Kegiatan ini menyasar ibu-ibu anggota PKK sebagai pihak yang berperan langsung dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Materi yang disampaikan meliputi pemilahan sampah, pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) melalui proses fermentasi sederhana, serta pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media tanam hidroponik dengan sistem self-watering. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan dilengkapi dengan praktik langsung agar mudah dipahami dan diterapkan.

Menurut Aila dan Ana, selaku penanggung jawab kegiatan, 淢elalui pembuatan POC, kami ingin mengajak ibu-ibu untuk memanfaatkan sampah dapur menjadi pupuk yang bermanfaat. Selain itu, hidroponik self-watering kami perkenalkan sebagai alternatif bercocok tanam sederhana yang dapat dilakukan di rumah dengan memanfaatkan botol bekas.

Mahasiswa BBK 7 juga mendampingi peserta dalam praktik perakitan media tanam hidroponik, mulai dari persiapan wadah, pemasangan sumbu, hingga penanaman bibit. Metode ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sampah anorganik secara kreatif sekaligus menumbuhkan minat masyarakat dalam bercocok tanam di lingkungan rumah.

Perwakilan ibu-ibu PKK Desa Sukorejo menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. 淜ami merasa kegiatan ini sangat bermanfaat karena caranya sederhana dan bisa langsung kami praktikkan di rumah. Selain membantu mengurangi sampah, kami juga bisa menanam sayur sendiri, ujar salah satu perwakilan ibu PKK.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa 51动漫 turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDGs poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Program ini mendorong pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih bijak dan ramah lingkungan sebagai upaya sederhana dalam menjaga kelestarian lingkungan desa.

Penulis : Dewi Rahmawati Lailatul M.

AKSES CEPAT