UNAIR NEWS – Mahasiswa 51 merancang board game interaktif MOPAR (Monopoli Akrab) sebagai media intervensi psikososial bagi pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Menur Surabaya. Rancangan tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan magang mandiri di Rumah Sakit Menur Surabaya yang kemudian diimplementasikan langsung kepada pasien pada hari Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan di bawah pendampingan Ibu Ella Titis Wahyuniansari, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku pembimbing kelompok praktikan magang.
Perancangan MOPAR didasarkan pada hasil observasi dan interaksi mahasiswa dengan pasien bangsal selama aktivitas pagi. Terdapat beberapa pasien mengalami penurunan fungsi sosial yang ditandai dengan menyendiri dan kemampuan berbicara yang kurang. MOPAR kemudian disusun dengan tujuan untuk membantu pasien meningkatkan fungsi sosialnya, khususnya kemampuan berkomunikasi. MOPAR mengadaptasi permainan monopoli yang dimodifikasi dengan mengubah kotak papan menjadi misi personal dilengkapi dengan dua tipe kartu interaktif.
Pelaksanaan MOPAR melibatkan beberapa pasien dengan isolasi sosial sebagai partisipan. Kegiatan diawali dengan menyiapkan seluruh properti MOPAR berupa papan permainan, pion, serta kartu interaktif. Setelah itu, pasien yang menjadi partisipan berkumpul dan mendengarkan penjelasan mengenai aturan permainan yang disampaikan secara sederhana dan disertai peragaan sehingga pasien dapat lebih mudah memahami penjelasan yang diberikan.
Permainan berlangsung secara bergilir, dimana setiap pasien melempar dadu dan menjalankan pionnya masing-masing sesuai angka yang diperoleh. Ketika pion berhenti di kotak misi personal, pasien diminta menjawab pertanyaan seputar dirinya, sedangkan ketika pion berhenti di kotak kartu interaktif, pasien mengambil kartu instruksi sosial yang menstimulasi mereka untuk berinteraksi dengan pasien atau pemain lainnya. Kegiatan diakhiri dengan refleksi singkat dari pasien untuk mengetahui perasaannya setelah berpartisipasi pada kegiatan.
Permainan Monopoli Akrab (MOPAR) mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDG) poin ke-3 (Good Health and Well-being) yang menekankan kehidupan sehat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang juga mencakup kesehatan mental. Mahasiswa praktikan magang berharap bahwa kegiatan MOPAR dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi serta kesejahteraan mental pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Menur Surabaya.
Penulis: Firda Afira dan tim





