UNAIR NEWS – Mahasiswa KKN Belajar Bersama Komunitas (BBK) ke-7 51 melaksanakan program kerja dalam bentuk edukasi yang berjudul Dokter Kecil Berani! Tangani Luka, dan Lawan Bullying pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan dilakukan secara berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Qulub, Desa Sumberagung yang berada di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, ini menyasar pada adik siswa-siswi kelas siaga dan penggalang yang kebetulan bertepatan dengan hari kemah Persami di sekolah.
Kegiatan edukasi Bullying disasarkan kepada kelas siaga yang berisi siswa-siswi kelas 1-3 sedangkan edukasi P3K disasarkan kepada kelas penggalang yang berisi siswa-siswi kelas 4-6. Para siswa diajarkan teknik dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dalam menangani cedera ringan seperti luka lecet dan mimisan agar tidak terjadi infeksi. Siswa-siswi dari kelas siaga mendapatkan edukasi anti-perundungan untuk mengenali bentuk-bentuk bullying serta melatih keberanian melapor kepada guru demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
Program ini melibatkan seluruh siswa SD MI Miftahul Qulub Sumberagung dengan pendekatan interaktif melalui penjelasan sederhana, sesi tanya jawab, dan praktik langsung agar materi lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Sekolah SD MI Miftahul Qulub, Supiyani, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
Terima kasih telah memberikan materi P3K dan bullying. Dengan adanya kemajuan teknologi, anak-anak kami sering kali kurang mendapatkan pengetahuan dasar. Pengetahuan yang dulu diberikan secara spontan, sekarang jika tidak diberikan secara khusus menjadi kurang memadai, ujarnya.
Antusiasme siswa juga terlihat dari testimoni salah satu siswi, Anes, yang mengatakan, Seru, asik, dan bermanfaat. Kalau tergores bisa diobatin, caranya simple. Jadi kalau kalian diajarin P3K, harus diterima.
Berita ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui edukasi P3K dasar dan pencegahan bullying pada anak usia sekolah.
Penulis: Talitha Shira





