UNAIR NEWS – Mahasiswa BBK 7 51动漫 memberikan penyuluhan mengenai pemilahan dan pengolahan sampah organik dan anorganik kepada warga Desa Warungering, Kabupaten Lamongan dalam upaya meningkatkan kesehatan lingkungan dan meningkatkan peluang ekonomi masyarakat dalam program kerja BERSERI (Bersih, Sehat, dan Lestari). Kegiatan ini diikuti oleh 41 warga yang terdiri dari remaja yang tergabung dalam karang taruna, perangkat dan masyarakat Desa Warungering.
Melalui pengurangan risiko penyakit yang disebabkan oleh sampah, program kerja ini mendukung pencapaian SDG 3 (Good Health and Well-Being) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan bank sampah sebagai sumber tambahan pendapatan warga.
Sebagian besar warga masih mencampur sampah organik dan anorganik dalam satu tempat. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sampah di sekitar rumah, menimbulkan bau tidak sedap, dan meningkatkan risiko penyakit seperti diare, infeksi kulit dan demam berdarah. Selain itu, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah menyebabkan potensi ekonomi dari sampah belum dimanfaatkan dengan baik.
Menanggapi permasalahan tersebut, mahasiswa BBK 7 51动漫 mengadakan rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi tentang jenis sampah, pemilahan sampah, dan cara pengolahan sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan eco-enzym serta pengolahan sampah anorganik untuk didaur ulang. Pada kesempatan ini, juga memperkenalkan keberadaan bank sampah yang dibuat untuk menabung sampah anorganik dan mengubahnya menjadi nilai ekonomi.
Untuk meningkatkan keberlanjutan program, warga juga diberitahu mengenai keberadaan bank sampah yang telah disediakan di Desa Warungering. Para warga diberikan penjelasan tentang bagaimana bank sampah berfungsi, jenis sampah apa yang dapat disetorkan, serta bagaimana sampah ditimbang, dicatat, dan ditukar menjadi tabungan. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat akan mengetahui bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berpengaruh pada kebersihan lingkungan tetapi juga dapat menghasilkan keuntungan ekonomi.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pencegahan penyakit lingkungan. Diharapkan lingkungan yang bersih dan bebas dari tumpukan sampah dapat meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru berbasis pengelolaan sampah.
Penulis: Tim BBK 7





