51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Edukasi Rumah Bebas Jentik, Mahasiswa BBK 7 Dampingi KSH Dukuh Sutorejo

program rutin pemantauan jentik nyamuk (Jumantik) ke rumah warga RW 04 Dukuh Sutorejo.
program rutin pemantauan jentik nyamuk (Jumantik) ke rumah warga RW 04 Dukuh Sutorejo, Jumat (23/1/2026). (Foto: Dok. Tim BBK 7 Dukuh Sutorejo)

UNAIR NEWS “ Mahasiswa BBK 7 51¶¯Âþ Dukuh Sutorejo III turut berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan program rutin pemantauan jentik nyamuk (Jumantik) yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (23/1/2026) di tiga RT wilayah RW 04, Kelurahan Dukuh Sutorejo, sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Program pemantauan jentik tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Kader Surabaya Sehat (KSH). Dalam kegiatan ini, mahasiswa BBK 7 51¶¯Âþ Dukuh Sutorejo III berperan membantu proses penyuluhan kepada masyarakat dari rumah ke rumah dengan memberikan edukasi mengenai konsep Rumah Bebas Jentik. Edukasi dilakukan melalui pembagian pamflet yang berisi informasi penting terkait upaya pencegahan berkembangnya jentik nyamuk di lingkungan rumah.

Melalui pamflet tersebut, warga diajak untuk memastikan seluruh tempat penampungan air dalam kondisi bersih dan bebas dari jentik nyamuk. Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan edukasi mengenai penerapan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, ditambah langkah pencegahan lainnya.

Menurut Ibu Roesmayanti selaku Koordinator Kader Surabaya Sehat (KSH), kegiatan penyuluhan yang disertai pembagian pamflet saat pemantauan jentik dari rumah ke rumah dinilai efektif. Hal tersebut karena warga lebih mudah memahami informasi yang disampaikan secara visual dan disertai interaksi langsung dengan petugas di lapangan.

œKami sangat mengapresiasi keterlibatan para mahasiswa. Kehadiran mereka membantu proses penyuluhan menjadi lebih komunikatif, sehingga warga lebih antusias dan memahami pentingnya menjaga rumah bebas jentik, ujar Ibu Roesmayanti.

Kegiatan penyuluhan ini melibatkan Kader Surabaya Sehat (KSH) dan mendapat respons positif dari warga setempat. Kolaborasi antara mahasiswa BBK 7 51¶¯Âþ dan KSH diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah penyebaran DBD melalui penerapan kebiasaan rumah bebas jentik secara berkelanjutan. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being), yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Penulis : BBK 7 Unair Dukuh Sutorejo 3

AKSES CEPAT