51动漫

51动漫 Official Website

Efek Antimikroba Sel Punca dari Metabolit Gigi Sulung Manusia yang Dikelupas

sumber: alodokter
sumber: alodokter

Menurut The Global Burden of Disease Study pada tahun 2016, masalah kesehatan gigi dan mulut, khususnya penyakit pada jaringan periodontal, menjadi urutan ke-11 yang paling banyak diderita di dunia. Penyakit gigi dan mulut ini meliputi gigi berlubang, penyakit periodontal, dan infeksi jamur di dalam rongga mulut. Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) merupakan salah satu komposisi teh hijau, memiliki manfaat yang sangat baik dan berperan penting bagi kesehatan, terutama dalam mengatur aktivitas bakteri patogen mulut yang menyebabkan inflamasi dalam mulut. Metabolit dari sel punca gigi sulung manusia (Stem cell from human exfoliated deciduous teeth/SHED) juga memiliki manfaat yang besar dan berperan penting dalam bidang kesehatan, terutama sebagai alternatif terapi regeneratif dengan berbagai aktivitas bioaktif yang dimilikinya.

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan daya antimikroba metabolit SHED yang dikombinasikan dengan EGCG terhadap Fusobacterium nucleatum (F. nucleatum), Lactobacillus acidophilus (L. acidophilus), dan Candida albicans (C. albicans). Metode yang dilakukan pada penelitian iniadalah menyiapkan SHED dalam media Dulbecco’s Modified Eagle dan ditambahkan dengan EGCG. Setelah 48 jam inkubasi, dilanjutkan dengan metode difusi medium agar Mueller-Hinton untuk pengukuran mengukur zona hambat. Data penelitian yang diperoleh setelah dilakukan analisis secara statistik menunjukkan daya antimikroba dari metabolit SHED terhadap bakteri F. nucleatum dan L. acidophilus, tetapi berbeda dengan hasil yang diperoleh pada uji dengan C. albicans. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metabolit SHED yang dikombinasikan dengan EGCG mempunyai kemampuan antimikroba terhadap bakteri F. nucleatum dan L. acidophilus, tetapi tidak mempunyai kemampuan sebagai antijamur terhadap C. albicans. Kesimpulan: Metabolit SHED yang dikombinasikan dengan EGCG memiliki sifat antimikroba terhadap bakteri F. nucleatum dan L. acidophilus tetapi tidak memiliki kemampuan sebagai antijamur terhadap C. albicans.

AKSES CEPAT