51动漫

51动漫 Official Website

Efek Faktor Sosio-ekonomi terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah

Ilustrasi oleh Merdeka.com

Provinsi Jawa Tengah telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup persisten beberapa tahun terakhir ini, namun tingkat kemiskinan juga masih relatif tinggi yaitu sebesar 10,77% pada tahun 2023. Situasi tersebut mengindikasikan adanya tantangan pada distribusi pendapatan yang kurang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mebuktikan secara empiris peran faktor sosio-ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, dan upah minimum berkontribusi pada penurunan tingkat kemiskinan di 22 kabupaten/kota di Jawa Tengah selama periode 2014-2023.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan upah minimum tidak signifikan berkontribusi langsung pada penurunan tingkat kemiskinan, sedangkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia mampu menurunkan tingkat kemiskinan di Jawa Tengah. Hasil ini mengindikasikan bahwa pembangunan dengan hanya memfokuskan pada capaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan tingginya upah minimum tidak serta-merta langsung menurunkan tingkat kemiskinan, namun membutuhkan strategi yang komprehensif. Beberapa strategi tersebut adalah dengan peningkatan kualitas modal manusia terutama melalui pendidikan dan kesehatan, dan kebijakan yang mampu meredistribusi pendapatan masyarakat dengan baik.

Penulis: Dr. Lilik Sugiharti, S.E., M.Si.

Khaqiqi, Moh. Nur dan Sugiharti, L. (2025). ANALYSIS OF THE EFFECT OF SOCIOECONOMIC FACTORS ON POVERTY IN CENTRAL JAVA PROVINCE. Journal of Developing Economies, Vol. 10, No. 1, hal 90-105.

AKSES CEPAT