51动漫

51动漫 Official Website

Efek Osteogenik Implan PMMA-HA, Peningkatan Ekspresi Osteokalsin dan Osteopontin pada Tikus Percobaan

sumber: klikdokter
sumber: klikdokter

Penyakit periodontal jika tidak ditangani dengan baik akan dapat menyebabkan kehilangan gigi. Implan merupakan salah satu bentuk terapi rehabilitasi untuk penggantian gigi. Namun, harga implan cukup mahal di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan suatu alternatif biomaterial implan gigi dengan sifat biokompatibel yang dapat secara efektif meningkatkan osseointegrasi. Salah satu bahan tersebut adalah polymethylmethacrylate (PMMA), yang banyak digunakan oleh ahli bedah ortopedi sebagai implan. Namun, PMMA tidak memiliki bioaktivitas yang diperlukan untuk osseointegrasi yang efektif. Tidak seperti PMMA, hidroksiapatit (HA) menawarkan sifat osteokonduktif, bioaktif, dan biokompatibel yang lebih baik. HA dapat diperoleh dari batu kapur (CaCO3) melalui proses di Balai Besar Keramik (BBK) atau dari tulang sapi dengan mengikuti Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi osteogenik implan PMMA-HA dengan menganalisis ekspresi osteocalcin (OCN) dan osteopontin (OPN) pada model tulang tikus. Tikus dibagi menjadi enam kelompok. Kemudian PMMA-HA (GMP) dan PMMA-HA (BBK) ditanamkan ke dalam tulang paha tikus dengan rasio 83,8:16,2. Uji imunohistokimia dilakukan pada hari ke 7 dan 14 untuk menilai tingkat ekspresi OCN dan OPN. Kedua kelompok perlakuan PMMA-HA (BBK) dan PMMA-HA (GMP) menunjukkan ekspresi OCN dan OPN yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (p <0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa implan PMMA-HA secara efektif mendorong diferensiasi osteoblas, yang dibuktikan dengan peningkatan kadar OCN dan OPN, yang sangat penting untuk pembentukan tulang.

Penulis: Prof. Dr. Rini Devijanti Ridwan, drg., M.Kes.

AKSES CEPAT