51动漫

51动漫 Official Website

Efek Pemberian Ekstrak Buah Okra sebagai Solusi Peradangan Setelah Cabut Gigi

Penyembuhan luka merupakan suatu proses yang kompleks dan dinamis yang melibatkan berbagai proses yaitu biokimia, imunologi dan fisiologis yang berperan sebagai perbaikan. Penyembuhan luka terjadi segera setelah terjadinya cedera, melalui beberapa fase yaitu fase inflamasi, proliferasi, dan remodeling. Gangguan pada fase tersebut dapat menyebabkan keterlambatan penyembuhan atau bahkan penyembuhan luka tidak terjadi.

Ekstrak buah okra mempunyai efek antiinflamasi, antivirus, berperan dalam proses penyembuhan luka, antioksidan, dan juga berfungsi sebagai antidiabetes. Pada penelitian ini ekstrak buah okra diperoleh dari Batu, Malang. Dengan pemberian ekstrak buah okra setelah pencabutan gigi  dapat meningkatkan fungsi dan aktivitas sel makrofag dapat meningkatkan pelepasan faktor pertumbuhan  yaitu platelet growth factor (PDGF). Ekstrak buah okra mempunyai efek antiperadangan, antivirus yang sangat berperan dalam proses penyembuhan luka, sedangkan antioksidannya berfungsi sebagai antidiabetes. Dengan demikian pemberian ekstrak buah okra setelah pencabutan gigi diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan aktivitas makrofag sehingga ekspresi PDGF dapat meningkat.

Berdasarkan latar belakang diatas penelitian ingin menganalisis efek pemberian ekstrak buah okra setelah pencabutan gigi apakah dapat meningkatkan ekspresi PDGF dalam proses penyembuhan luka.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental analitik, post-test only control group design. Penelitian ini dilakukan setelah mendapat surat persetujuan izin etik dari Health Research Ethical Clearance Commission dengan nomor etik 228/HRECC.FODM/V/2019. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah rata-rata ekspresi PDGF pada kelompok perlakuan yang diberi ekstrak okra dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ekspresi PDGF pada daerah soket gigi insisivus mandibula dari tikus wistar diabetes melitus yang diamati dengan pewarnaan imunohistokimia menggunakan mikroskop cahaya perbesaran 400x. Ekspresi PDGF akan terlihat sebagai sel imunoreaktif positif dengan deteksi kromogen DAB coklat pada inti sel makrofag. Berdasarkan hasil analisa, terlihat perbedaan yang signifikan terhadap jumlah rerata ekspresi PDGF kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol.

Terjadinya perpanjangan fase peradangan disebabkan karena terganggunya disfungsi dan aktivitas makrofag sehingga menyebabkan fase inflamasi dan disregulasi pembentukan jaringan granulasi yang berhubungan dengan gangguan proses penyembuhan luka tikus wistar penderita diabetes melitus. Makrofag akan melepaskan sitokin proinflamasi seperti, IL-6, IL-1, TNF-伪 dalam jumlah besar dan aktivasi NF-伪B oleh AGEs meningkatkan fenotipe polarisasi makrofag menjadi M1 sebagai agen inflamasi dan menurunkan fungsi eferositosis makrofag. Ketiga hal tersebut menyebabkan pemanjangan fase inflamasi dan mengganggu perubahan fenotipe makrofag M1 menjadi M2 sebagai agen resolusi inflamasi dan sekresi faktor pertumbuhan PDGF pada kelompok kontrol lebih menurun. apabila PDGF yang disekresikan menurun maka proses proliferasi angiogenesis dapat terhambat sehingga penyembuhan luka yang terjadi berkepanjangan. .

Ekstrak buah okra mengandung flavonoid yamg berperan sebagai fungsi imunomodulator dengan cara berikatan langsung dengan reseptor estrogen pada inti makrofag sehingga terjadi aktivitas biologis yang meningkatkan fungsi makrofag. Peningkatan fungsi eferositosis dan penurunan sitokin proinflamasi menyebabkan terjadinya proses pergeseran Fenotip makrofag M1 menjadi M2 pada fase transisi inflamasi menuju proliferasi. Makrofag (M2) akan melepaskan PDGF dan sitokin anti inflamasi seperti IL-10, yang secara segera akan menghentikan proses peradangan dan merangsang proliferasi proses penyembuhan luka termasuk angiogenesis.

Pemberian ekstrak buah okra secara dapat meningkatkan ekspresi PDGF pada tikus Wistar penderita diabetes melitus selama proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi.

Penulis: Prof. Dr. Muhammad luthfi, drg., M.Kes

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: www.rjptonline.org

Muhammad Luthfi, Tantiana, Aisyah Ekasari Rachmawati, Fathilah Binti Abdul Razak.  Platelet Derived Growth Factor Expression after Administration of Okra Fruit Extract on Diabetic Wistar rats. Research J. Pharm. and Tech 2023; 16(11):5329-5333. November 2023

AKSES CEPAT