Pasien skizofrenia memerlukan pengobatan dan pemulihan dalam waktu yang lama. Pemberdayaan integratif merupakan strategi yang memanfaatkan pemberdayaan dari luar ke dalam dan dari dalam ke luar untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dan mencegah terjadi kekambuhan. Perawatan dan pemulihan pasien skizofrenia memerlukan perawatan jangka panjang yang dapat menguras tenaga dan pikiran dari dan hal ini dapat membuat mereka merasa tidak berdaya. Beban keluarga pasien skizofrenia yang sangat besar, menyebabkan mereka merasa tidak berdaya dan kesulitan dalam mengambil keputusan yang tepat selama episode kekambuhan. Pengembangan intervensi pemberdayaan integratif yang berpusat pada keluarga dan bertujuan untuk mencegah kekambuhan pada pasien skizofrenia. Intervensi pemberdayaan integratif ini memiliki keunikan karena berfokus pada pengembangan perawatan yang berpusat pada keluarga untuk mencegah kekambuhan dan mengatasi interaksi dinamik yang kompleks antara individu, keluarga, dan komunitas.
Penelitian yang dilakukan oleh Dwi Indah, Nursalam dkk ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 70 orang keluarga inti yang berdomisili di Semarang, yang semuanya bertanggung jawab dalam perawatan individu penderita skizofrenia. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok: kelompok perlakuan yang terdiri dari 35 orang, dan kelompok kontrol yang juga terdiri dari 35 orang. Program intervensi pemberdayaan integratif berlangsung selama 5 minggu, melibatkan satu sesi per minggu, masing-masing berlangsung sekitar 6090 menit. Analisis data dilakukan melalui pemanfaatan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perubahan yang signifikan kemampuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia sebelum dan sesudah intervensi pemberdayaan integratif. Pemberdayaan integratif berdampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat dan mencegah kekambuhan pasien skizofrenia. Perawat dapat membantu keluarga memperkuat pengalaman pengasuhan positif mereka melalui program kunjungan rumah dengan memanfaatkan pemberdayaan integratif. Pemberdayaan integratif memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat dan mencegah kekambuhan pada pasien skizofrenia.
Penulis: Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)
Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul 淓ffectiveness of an Integrative Empowerment Intervention for Families on Caring and Prevention of Relapse in Schizophrenia Patients
Link jurnal:





