51动漫

51动漫 Official Website

Efektivitas Metode Konseling Online untuk Meningkatkan Pengetahuan Vaksinasi Covid-19 pada Siswa SMA

Foto by Tirto ID

Pandemi COVID-19 yang dimulai di Wuhan, China, telah menyebar ke seluruh dunia sejak akhir 2019. COVID-19 telah menginfeksi individu dari segala usia dan orang-orang dari semua strata ekonomi. Menurut Nugraha (2020) di Indonesia, kasus pertama pasien COVID-19 teridentifikasi pada 2 Maret 2020 di Depok. Menurut Kementrian Komunikasi dan Informatika (2021), kasus terkonfirmasi di Indonesia pada tanggal 30 Juli 2021 mencapai 3.372.374 kasus dan 92.311 diantaranya meninggal dunia, meskipun jumlah kasus sembuh di Indonesia juga tidak sedikit yaitu mencapai 2.730.720 kasus. Oleh karena itu, diperlukan tindakan preventif agar penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus, dimana salah satunya adalah dengan cara vaksinasi.

Pemberian vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat Indonesia dilakukan secara bertahap. Tahap pertama mulai dilaksanakan pada petugas kesehatan, kemudian pada petugas pelayanan public dan langkah selanjutnya diberikan kepada masyarakat yang rentan. Tahap terakhir adalah masyarakat umum dan pelaku ekonomi lainnya. Sampai dengan tanggal 30 Juli 2021 telah diberikan 46.805.993 dosis vaksin pertama kepada masyarakat Indonesia, dan 20.146.421 dosis vaksin kedua juga telah diberikan. Angka tersebut masih sangat kecil dibandingkan target 208.265.720 yang secara persentase baru menyentuh 9,6% (Kementrian Komunikasi dan Informatika, 2021) Oleh karena itu, Pemerintah terus mendorong pemberian vaksinasi bagi masyarakat Indonesia dengan melaksanakan program vaksinasi di berbagai titik di setiap kota/kabupaten di Indonesia.

Menurut Angel A. (2021), vaksinasi adalah pemberian antigen yang dilemahkan, yang dapat merangsang pembentukan kekebalan (antibodi) pada sistem kekebalan (imun) tubuh manusia. Vaksinasi sebagai upaya pencegahan primer sangat baik dalam mencegah penyakit tertentu, khususnya untuk berbagai penyakit yang memang dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksinasi dengan prosedur yang benar diharapkan dapat memberikan kekebalan yang optimal, injeksi yang aman, dan Adverse Event Following Immunization (KIPI) yang minimal. Janeway (2001) berpendapat bahwa sistem kekebalan terhadap suatu penyakit dapat terbentuk secara alami ketika seseorang terinfeksi virus atau kuman penyebabnya.

Vaksinasi COVID-19 dilakukan setelah kepastian keamanan dan khasiatnya teruji. Vaksinasi merupakan upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian serta mendorong terbentuknya herd immunity. Widiastuti (2020) berpendapat bahwa vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, serta menjaga produktivitas dan mengurangi dampak sosial dan ekonomi masyarakat. Saat ini, vaksin diberikan kepada masyarakat dalam kelompok usia 12-17 tahun yang sebagian besar duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Lantas bagaimana cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA tentang Vaksinasi COVID-19?

Menurut Machfoedz (2007) langkah untuk meningkatkan pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat khususnya siswa SMA di beberapa sekolah di Indonesia adalah dengan membuat kegiatan penyuluhan secara online. Penyuluhan kesehatan ini dapat dilakukan dalam bentuk konseling dengan cara menyebarkan pesan dan menanamkan rasa percaya diri, agar masyarakat tidak hanya sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan mampu memberikan anjuran yang berkaitan dengan kesehatan. Kegiatan dengan metode konseling online ini juga dapat diterapkan untuk kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang vaksinasi Covid-19.

Program konseling online terkait vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan dengan memberikan berbagai materi yang dapat membantu siswa memahami serba-serbi vaksinasi Covid-19. Melalui program konseling online, pemahaman siswa SMA terkait vaksinasi Covid-19 terbukti meningkat. Hal ini tentunya dapat membantu menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang sedang dijalankan pemerintah. Program ini telah dilakukan dalam rangka implementasi Modul Covid-19 dari Fakultas Kedokteran 51动漫 yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang vaksinasi Covid-19. Sebelum penyuluhan dimulai, peserta diberi kuisioner berupa pre-test untuk mengetahui pengetahuan siswa SMA sebelum penyuluhan. Setelah penyuluhan dilakukan, peserta juga diberi lagi kuesioner berupa post-test untuk melihat apakah ada peningkatan pemahaman yang merupakan dampak baik dari penerapan metode konseling online. Peningkatan skor post-test dan peningkatan jawaban benar pada setiap soal kuesioner pada kegiatan ini merupakan bukti efektifitas program konseling online dalam meningkatkan pemahaman siswa SMA terkait vaksinasi Covid-19. Hal ini tentunya dapat membantu keberhasilan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

Penulis: Dinna Yusigania, Maftuchah Rochmanti.

Detail tulisan lengkap dapat dilihat:

Maher Syahbani Putra Perwira, Fatih Nugraha Abdillah, Nabil Fauzi Barmen dan Maftuchah Rochmanti, 2022. The Effectiveness of Online Counseling Methods to Improve the Knowledge of Covid 19 Vaccination in High School Students. International Journal of Research Publications, Volume 93, No. 1, Pp. 276-283.

DOI: 10.47119/IJRP100931120222797

AKSES CEPAT