Sindrom lisis tumor (SLT) merupakan keadaan emergency yang dapat mengancam jiwa dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi akibat pelepasan intraseluler dalam darah, salah satunya perombakan asam nukleat yang masif dan dapat berkembang menjadi hiperurisemia. Pada kondisi pH asam, asam urat akan mengalami presipitasi dan membentuk kristal urat yang berisiko terhadap terjadinya batu ginjal dan acute kidney injury (AKI) sehingga perlu pemberian allopurinol dan monitoring kadar asam urat serta fungsi ginjal (serum kreatinin dan BUN) pada pasien anak dengan keganasan hematologi yang mengalami SLT maupun berisiko tinggi SLT.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional-prospektif dengan metode total sampling periode Maret-Juli 2020 (N=14). Kriteria inklusi penelitian ini adalah pasien anak dengan keganasan hematologi yang mengalami SLT atau berisiko tinggi SLT dan dirawat di IRNA Anak RSUD dr. Soetomo dan mendapatkan allopurinol 10mg/kg/hari terbagi dalam 2 “ 3 dosis. Data yang diamati antara lain asam urat, serum kreatinin, dan BUN yang diukur sebelum dan setelah pemberian allopurinol. Penelitian ini telah melalui kajian etik di Komite Etik Penelitian RSUD dr. Soetomo.
Pemberian allopurinol 10mg/kgBB/hari pada pasien anak dengan keganasan hematologi yang berisiko tinggi tinggi SLT mampu mencegah pembentukan asam urat dan menjaga kadar normal asam urat dalam serum mencapai ≤5.5 mg/dL sebesar 67% pasien serta menjaga fungsi ginjal dalam batas normal. Capaian serum kreatinin normal sebesar 100% dan nilai BUN normal sebesar 67% pada hari ke-6. Profilaksis pemberian allopurinol 10mg/kgBB/hari terbagi dalam 2 “ 3 dosis pada pasien keganasan hematologi yang berisiko tinggi SLT sangat diperlukan untuk mencegah pembentukan asam urat yang masif.
Pemberian allopurinol 10mg/kgBB/hari pada pasien anak dengan keganasan hematologi dengan SLT tidak dapat menurunkan kadar asam urat dan mencegah terjadinya komplikasi AKI. Capaian kadar asam urat normal sebesar 25%, serum kreatinin normal sebesar 0%, dan BUN normal sebesar 50% pada hari ke-6. Pemberian rasburikase dosis 0.20mg/kgBB/hari disarankan untuk pasien anak keganasan hematologi dengan SLT untuk mengubah asam urat menjadi alantoin yang mudah larut dan mudah diekskresikan dari tubuh serta mencegah terjadinya komplikasi AKI.
Pemberian allopurinol kurang adekuat dalam menurunkan kadar asam urat pada pasien anak dengan keganasan hematologi yang mengalami SLT, tetapi pemberian allopurinol mampu menurunkan kadar asam urat pada pasien anak dengan keganasan hematologi yang berisiko tinggi SLT.
Penulis: Dr. apt. Yulistiani, M.Si
Link artikel jurnal:





