UNAIR NEWS – Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi S1 Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam () 51动漫 (UNAIR) Banyuwangi terus memberikan pengetahuan baru bagi perkembangan peternakan. Tim pengabdian masyarakat tersebut menyosialisasikan sexing sperma menggunakan electric separating sperm.
Pengabdian Masyarakat berlangsung pada Jumat (10/10/2025) di Balai Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang dari masyarakat umum dan Komunitas Sahabat Ternak dari Desa Sambirejo.
Breeding sebagai Jantung Peternakan
Ketua Pelaksana, Amung Logam Saputro drh MSi mengatakan penghasilan utama peternakan berasal dari hasil proses breeding. Bagi peternak perah penggemukan jumlah hewan ternak menjadi hal paling penting. Begitu pula peternak kambing perah yang membutuhkan proses breeding agar hewan dapat mulai menghasilkan susu. Breeding adalah jantung peternakan yang paling krusial dalam memastikan sirkulasi ekonomi peternak dapat berjalan lancar, katanya.

Penentuan jenis kelamin saat breeding sangat penting untuk memastikan hasil anakan. Biasanya peternak baru bisa mengetahui jenis kelamin anakan saat usia kandungan sudah mendekati waktu kelahiran. Sebelumnya, inovasi electric separating sperm terbatas hanya untuk penelitian. Hilirisasi menjadi solusi yang bermanfaat bagi peternak agar dapat menentukan jenis kelamin sebelum kebuntingan ternak. 淯ntuk penggemukan atau kontes paling banyak menggunakan kambing jantan. Sedangkan pemerahan sudah jelas harus betina, ungkapnya.
Peternak sebagai Penikmat
Pemateri, drh Gian Robby Ferary Anwar menjelaskan sexing menggunakan electric separating sperm akan mendorong peternak lebih produktif. Tidak ada yang perlu persiapan khusus yang harus peternak lakukan. Proses penggunaan electric separating sperm berfungsi untuk memisahkan genotip X dan Y. Genotip XY bagi jantan dan XX untuk menghasilkan betina.
淧eternak hanya tinggal menikmati dan tidak perlu pusing proses ESS. Sperma yang telah terpisah antara XX dan XY kemudian akan diinseminasikan kepada kambing betina, jelasnya.
Setelah sosialisasi usai, tim pengabdian masyarakat membagikan lembar persetujuan untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan reproduksi ternak kambing. Tim juga akan melakukan inseminasi buatan menggunakan sperma yang telah terseleksi melalui electric separating sperm bagi peternak.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Yulia Rohmawati





