51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Juara Dua Kompetisi Peradilan Semu Militer STHM Berhasil Disabet Delegasi KPS FH UNAIR

Humas (21/11/2022) | Delegasi BSO Komunitas Peradilan Semu (KPS) FH UNAIR kembali menoreh prestasi di level nasional. Juara dua berhasil mereka sabet dalam kompetisi peradilan semu militer yang digelar oleh Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) yang berada di bawah naungan Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad). Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut, tim Humas mewawancarai dua anggota dari delegasi: Zahra Syiva Anjany dan Fredrick Binsar Gamaliel Manurung. 

Zahra menuturkan bahwa ini merupakan kali pertama STHM menggelar kompetisi peradilan semu militer. Partisipasi KPS FH UNAIR sempat menjadi tantangan karena terdapat 25 universitas yang bergabung dalam kompetisi ini, yang itu merupakan jumlah yang sangat banyak. 

“Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dari anggota delegasi. Kesannya, tentu  bangga karena KPS FH UNAIR berhasil menjuarai kompetisi peradilan semu militer pertama yang diadakan oleh STHM Ditkumad,” ujar Zahra yang merupakan official dari tim delegasi. 

Dinamika persiapan tim untuk kompetisi ini sangat berbeda pada umumnya, karena tim harus mempelajari hukum militer. Fred menuturkan bahwa hukum pidana militer dan hukum acara pidana militer sangatlah berbeda dengan hukum yang berlaku untuk sipil. Hal ini ditambah dengan singkatnya waktu persiapan lomba, yakni hanya tiga minggu untuk menyusun berkas persidangan dan latihan sidang. Fred menambahkan bahwa biasanya waktu persiapan kompetisi peradilan semu itu sekitar enam bulan. 

“Untungnya, kita tidak perlu menyusun berkas sebanyak NMCC umumnya karena sudah diberikan BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Tetapi, tetap saja yang harus dipelajari itu banyak. Mulai dari filsafat tentara, hingga bagaimana pengorganisasian tentara. Kami mempelajari bagaimana hierarki komando di tentara mulai dari Markas Besar TNI hingga tingkat Koramil. Bahkan mereka memiliki polisi dan jaksa sendiri, yakni Polisi Militer dan Oditur Militer,” ujar mahasiswa angkatan 2021 itu. 

Fred dan Zahra kemudian mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang menyokong proses delegasi KPS FH UNAIR hingga menoreh juara dua. Mulai dari calon hakim dari Pengadilan Militer Surabaya III-12, rekan-rekan KPS FH UNAIR, hingga, dukungan dari fakultas. Sematan semoga mereka berikan agar prestasi FH UNAIR dalam kompetisi bisa berlanjut di tahun berikutnya. 

Penulis: Pradnya Wicaksana